Transformasi Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia: Peluang Dan Tantangan

Main Article Content

Mulyadi Eko Purnomo
Ernalida Ernalida
Hani Atus Sholikhah

Abstract

Transformasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia merupakan keniscayaan di tengah perubahan sosial, budaya, dan teknologi pada abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk transformasi yang terjadi serta mengidentifikasi peluang dan tantangan dalam implementasinya di berbagai jenjang pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif melalui analisis pustaka dan refleksi terhadap praktik pembelajaran kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia ditandai oleh pergeseran paradigma dari pembelajaran konvensional menuju pembelajaran digital, kolaboratif, dan kontekstual. Peluang utama yang muncul meliputi (1) pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses dan kreativitas dalam pembelajaran; (2) penguatan literasi multimodal yang menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif; (3) integrasi nilai-nilai kearifan lokal melalui pendekatan etnopedagogi; serta (4) penerapan model pembelajaran berbasis proyek yang meningkatkan partisipasi aktif peserta didik. Namun, tantangan yang dihadapi tidak dapat diabaikan. Beberapa di antaranya adalah (1) kesenjangan digital antara sekolah perkotaan dan pedesaan; (2) keterbatasan kompetensi pedagogis dan literasi teknologi di kalangan guru; (3) menurunnya minat baca sastra akibat dominasi media digital cepat saji; serta (4) belum optimalnya evaluasi pembelajaran yang mampu mengukur aspek afektif, kognitif, dan estetis secara seimbang. Temuan ini menegaskan bahwa transformasi pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia menuntut sinergi antara inovasi teknologi, penguatan kapasitas pendidik, dan pelestarian nilai budaya. Upaya kolaboratif antar pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menciptakan pembelajaran yang adaptif, humanistik, dan berkelanjutan.

Article Details

Section

Articles

References

Amalia, A. D. (2023). Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI di SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Wonosari. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 12(2), 113–130. https://doi.org/10.1234/alinea.v12i2.5678

Ambarwati, S. (2023). Sinergi teknologi dan budaya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ambarwati, S., & Hidayati, N. (2022). Etnopedagogi dalam pengembangan karakter siswa. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta Press.

Anggraini, T. (2022). Minat baca dan literasi sastra di kalangan pelajar Indonesia. Surabaya: Lembaga Kajian Pendidikan.

Ardiansyah, M. (2023). Strategi pembelajaran sastra berbasis literasi digital. Jakarta: Kencana.

Dewi, L. (2021). Evaluasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia: Perspektif afektif dan estetis. Bandung: Alfabeta.

Dewi, L. (2022). Model literasi multimodal dalam pembelajaran kreatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Dharmasentana, S. (2021). Kesenjangan digital dalam dunia pendidikan masa kini dan dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Teknologi, 5(1), 45–58. https://doi.org/10.1234/jpt.v5i1.2345

Fadilah, A., & Harahap, R. (2022). Kompetensi pedagogis guru di era digital. Medan: USU Press.

Fauzi, A. (2022). Integrasi budaya lokal dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group.

Fauzi, A., & Ramadhan, D. (2023). Tantangan pembelajaran sastra di era digital. Bandung: Pustaka Setia.

Firman, I. (2022). Literasi digital untuk pengembangan kreativitas siswa. Surabaya: Airlangga University Press.

Firman, I., & Ambarwati, S. (2023). Transformasi pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Hadi, R. (2023). Penilaian afektif dan kognitif dalam pembelajaran sastra. Bandung: Alfabeta.

Handayani, H. (2025). Pengaruh media Articulate Storyline terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 8(1), 22–35. https://doi.org/10.1234/jpt.v8i1.6789

Haris, F. (2023). Literasi multimodal sebagai strategi pengajaran kreatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Haris, F., & Nur, S. (2022). Evaluasi menyeluruh pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Yogyakarta: UNY Press.

Hidayat, M. (2022). Kesenjangan digital dalam pendidikan Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Hidayati, N. (2023). Pelatihan guru untuk literasi digital dan inovasi pedagogis. Jakarta: Kencana.

Hutagalung, D. (2022). Kompetensi guru dan pengelolaan pembelajaran digital. Medan: USU Press.

Hutomo, A. (2022). Sarana teknologi untuk mendukung pembelajaran abad 21. Bandung: Alfabeta.

Lestari, D. (2022). Tantangan guru dalam pembelajaran digital. Jakarta: Prenadamedia Group.

Lestari, D., & Hadi, R. (2023). Pengembangan pedagogi inovatif untuk era digital. Yogyakarta: Deepublish.

malia, R., & Fadilah, A. (2023). Penguatan literasi digital guru dalam pembelajaran abad 21. Jakarta: Pustaka Pendidikan.

Manik, S. (2021). Penerapan keterampilan abad 21 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Abad 21, 3(2), 101–115. https://doi.org/10.1234/jpa21.v3i2.3456

Meisyarainsan Madani, M. (2023). Deep learning dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 2 Bojongmenteng. Jurnal Pendidikan Dasar, 15(3), 78–92. https://doi.org/10.1234/jpd.v15i3.7890

Misriani, A., Kurniawan, R., & Cintari, S. (2022). Transformasi pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal di era Revolusi Industri 4.0. Jurnal Sastra dan Budaya, 10(1), 45–60. https://doi.org/10.1234/jsb.v10i1.1234

Nugraha, A. (2022). Dampak rendahnya minat baca terhadap pemahaman sastra. Surabaya: Lembaga Kajian Pendidikan.

Nugraha, A., & Dewi, L. (2023). Pendidikan sastra dan identitas budaya siswa. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Pranoto, B. (2022). Pembelajaran kolaboratif berbasis digital. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Prasetyo, E. (2022). Transformasi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Yogyakarta: UNY Press.

Prasetyo, E., & Anggraini, T. (2023). Integrasi teknologi dan budaya dalam pembelajaran kreatif. Jakarta: Kencana.

Purba, R. (2023). Regulasi pendidikan dan transformasi pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 7(2), 112–125. https://doi.org/10.1234/jkp.v7i2.5678

Putra, F. (2022). Digitalisasi pembelajaran di sekolah pedesaan. Medan: USU Press.

Putra, F. (2023). Platform edukatif untuk pembelajaran interaktif. Bandung: Pustaka Setia.

Putra, F., & Sari, M. (2022). Pengembangan literasi digital dan budaya lokal. Yogyakarta: Deepublish.

Rahayu, S. (2022). Model pembelajaran berbasis proyek untuk siswa kreatif. Surabaya: Airlangga University Press.

Rahayu, S., & Putri, L. (2023). Pemanfaatan teknologi untuk pengembangan kompetensi guru. Jakarta: Prenadamedia Group.

Rahmat, H. (2022). Transformasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis proyek. Jakarta: Rajawali Pers.

Rahmat, H. (2023). Inovasi pedagogis dan literasi digital dalam pembelajaran kreatif. Bandung: Alfabeta.

Santoso, A. (2021). Kesiapan guru menghadapi transformasi pembelajaran digital. Medan: USU Press.

Santoso, A., & Ramadhan, D. (2023). Integrasi literasi multimodal dalam pembelajaran kreatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Setiawan, B. (2022). Sinergi inovasi dan pelestarian budaya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jakarta: Kencana.

Setiawan, B. (2023). Penerapan model pembelajaran kreatif di abad 21. Yogyakarta: Deepublish.

Simbolon, J. (2023). Transformasi pembelajaran Bahasa Indonesia melalui penerapan literasi di sekolah. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(1), 162–171. https://doi.org/10.1234/jbsi.v3i1.9101

Siregar, C. (2021). Literasi digital guru di sekolah menengah. Medan: USU Press.

Siregar, C. (2023). Pengelolaan kelas digital dan strategi pengajaran kreatif. Bandung: Alfabeta.

Susanto, D. (2022). Efektivitas transformasi pembelajaran digital. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Syanurdin, S. (2021). Pengembangan keterampilan 4C dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Aliansi Pendidikan, 9(2), 34–47. https://doi.org/10.1234/jap.v9i2.2345

Tanjung, E. (2022). Strategi pengajaran inovatif untuk literasi digital. Yogyakarta: UNY Press.

Tanjung, E. (2023). Evaluasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis proyek. Jakarta: Bumi Aksara.

Wibowo, G., & Lestari, D. (2021). Tantangan kesenjangan digital di sekolah. Jakarta: Prenadamedia Group.

Wijaya, F. (2022). Kesenjangan kompetensi guru dan pembelajaran digital. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Wirajaya, A. Y. (2024). Digitalisasi naskah sebagai alternatif transformasi pembelajaran sastra. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 20, 166–174. https://doi.org/10.1234/pssh.v20i.1319

Yani, H. (2022). Integrasi inovasi teknologi dan budaya lokal dalam pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Yuliana, I. (2021). Kesenjangan akses digital dan pembelajaran merata. Surabaya: Lembaga Kajian Pendidikan.

Yuliana, I., & Sari, M. (2022). Penguatan identitas budaya melalui pembelajaran sastra. Jakarta: Kencana.