Klasifikasi Emosi Yang Terdapat Dalam Lirik Lagu “Usai di Sini” Karya Raisa: Kajian Psikologi Sastra
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lirik lagu Usai di Sini karya Raisa dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra yang didasarkan pada pengelompokan emosi menurut teori David Krech. Krech mengelompokkan emosi ke dalam tujuh kategori utama, yaitu: konsep rasa bersalah, rasa bersalah yang terpendam, menyakiti diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian, dan cinta. Lagu Usai di Sini dipilih karena menggambarkan kerumitan perasaan saat menghadapi perpisahan, pertikaian batin, dan arti cinta. Pendekatan yang dipakai adalah analisis kualitatif deskriptif dengan sudut pandang psikologi sastra, di mana data berupa lirik lagu ditelaah secara mendalam untuk menentukan dan mengkategorikan emosi sesuai dengan teori tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua jenis emosi menurut teori Krech terdapat dalam lirik lagu ini. Kesedihan menjadi perasaan utama yang terlihat jelas, sementara emosi seperti rasa bersalah, malu, dan cinta disampaikan secara tidak langsung melalui pemilihan kata dan kondisi batin tokoh dalam lagu. Lagu ini juga merepresentasikan bentuk cinta yang dewasa dan introspektif, di mana pilihan untuk melepaskan dianggap sebagai langkah yang bijaksana. Oleh karena itu, lagu Usai di Sini tidak hanya memiliki nilai seni, tetapi juga membawa nilai psikologis yang bisa menjadi bahan penelitian sastra populer secara mendalam.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ahmadi, A. (2021). Psikologi Sastra (Edisi Revisi). Surabaya: Unesa University Press.
Anindya, R. (2022). Estetika dan Emosi dalam Lirik Lagu: Kajian Statistika Sastra Musik. Bandung: Pustaka Nada Nusantara.p
Astuti, L. R. (2023). Psikologi Sastra: Teori dan Aplikasi dalam Kajian Karya Sastra Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Adiwarna.
Dian., & Siti. (2023). Interpretasi Lagu “Rayuan Perempuan Gila” Karya Nadin Amizah Sebagai Pemahaman Tentang Kesehatan Mental. Prosiding Seminar Nasional, 446-56.
Erlangga., & Yudha C. (2021). “Konstruksi Nilai Romantisme Dalam Lirik Lagu (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Pada Lirik Lagu “Melukis Senja”). Linimasa: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(2), 49:60.
Fadillah, T., & Harahap, N. (2023). Bentuk Emosi dalam Lagu “Cermin” Karya Nadin Amizah. Sastranesia: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(4).
Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif. Medan: Wal Asri Publishing.
Hasibuan, P. H., Singarimbun, M. S. U., & Harahap, N. (2023). Konflik Batin dalam Lirik Lagu “Jiwa Yang Bersedih” Karya Ghea Indrawari Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Pendidikan Tambusai 7(3), 26917-25924.
Innayah, T. (2024). Klasifikasi Bentuk Emosi Dalam Lirik Album Ini Bukan Nosstress Karya Nosstress: Kajian Psikologi Sastra. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5).
Khairani, R., & Suryaningsih, I. (2020). Analisis Klaisifikasi Emosi Cinta Tokoh Layla dalam Novel Al-Arwahu Al-Mutamarridah Karya Khalil Gibran. TSAQOFIYA Jurusan Pendidikan Bahasa Arab IAIN Ponorogo, 2(2), 1-14.
Kurniawan, A. D. (2023). Lirik Lagu Sebagai Ekspresi Psikologis: Studi Kasus Musik Indie Indonesia. Jurnal Kajian Budaya dan Sastra, 9(2), 75-88.
Lestari, A., & Rachmawati, Y. (2021). Representasi Emosi dalam Lirik lagu Pop Indonesia: Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Bahasa dan Sastra , 17(2), 115-129.
Maharani, R. (2023). Cinta dan Trauma dalam Lagu Bertaut Karya Nadin Amizah: Analisis Psikologi Sastra. Jurnal Kajian Sastra dan Budaya, 9(1), 33-44.
Melliani, D. (2021). Iklim Organisasi Kelurahan Dalam Perspektif Ekologi. Uin Sunan Gunung Djati Bandung,Vol. 1 No. 12.
Minderop, A. (2011). Psikologi Sastra (Karya Sasta, Metode, Teori, dan Contoh Kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Pratiwi, S., & Nugroho, D. (2022). Emosi Tokoh dalam Lirik Lagu Perpisahan: Pendekatan Psikologi Sastra. Jurnal Psikologi Sastra Indonesia. 10(2), 55-67.
Purnama, S., & Itika. (2021). Analisis Makna Konotasi dalam Lirik Lagu Bertaut Karya Nadin Amizah. Diksa: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 7(1): 47-62.
Rahayu, E., Setyawan, A. (203). Bentuk Emosi Pada Album Lagu “Riuh” Karya Feby Putri Sebagai Individu Dewasa Awal (Kajian Psikologi Sastra). Journal of Educational Language and Literature.
Rahayu, D. S. (2022). Estetika dan Emosi dalam Lirik Lagu: Perspektif Sastra Indonesia Kontemporer. Bandung: Penerbit Literasi Mandiri.
Santosa, B. (2023). Pengantar Psikologi Sastra: Perspektif Indonesia. Bandung: Pustaka Sastra Prima.
Suryaman, D. (2022). Psikologi Sastra dalam Kajian Sastra Indonesia Modern. Jurnal Humaniora Nusantara, 10(1), 33-47.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:Alfabeta.
Trimowati. (2022). Representasi Makna Denotasi dan Konotasi dalam Lirik Lagu Kun Fayakun (Analisis Semiotika Roland Barthes). Alibbaa: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 3(1): 73-102.
Utami, C. W., Novitasari, L., & Kurniawan, E. D. (2024). Klasifikasi Emosi Tokoh Utama Dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia Dengan Teori David Krech. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 2(1), 144-156.
Wijayanti, H., & Raharjo, R. (2024). Dominasi Emosi pada Lirik Lagu Album Untuk Dunia, Cinta, dan Kotornya Karya Nadin Amizah: Kajian Psikologi Sastra. BAPALA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(2).