Interjeksi Melalui Analisis Dialog Film Ancika 1995 Karya Pidi Baiq Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Indonesia
Main Article Content
Abstract
Interjeksi merupakan komponen penting dalam pembelajaran bahasa. Melalui penelitian ini pada pembelajaran Bahasa Indonesia dapat memahami fungsi kata interjeksi dalam teks dan menggunakannya sesuai konteks. Manfaat penelitian ini kepada pendidik agar dapat lebih mudah menyampaikan bagaimana mengidentifikasi jenis-jenis interjksi pada sebuah film. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Objek pada penelitian ini adalah penggalan kata interjeksi dalam film Ancika 1995 . Pegumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis isi, sedangkan teknik keabsahan data pada penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Temuan interjeksi penelitian ini terdapat data secara keseluruhan sebanyak 18 temuan. Pada Interjeksi seruan atau minta perhatian ditemukan sebanyak 8 temuan. Interjeksi keheranan atau kekaguman ditemukan sebanyak 1 temuan. Interjeksi kesakitan atau kesedihan sebanyak 2 temuan. Interjeksi kekecewaan dan kesal ditemukan sebanyak 4 temuan. interjeksi kelegaan ditemukan sebanyak 3 temuan. Dengan bantuan film Ancika 1995 siswa dapat memanfaatkan sebagai media tambahan pembelajaran. Selain itu juga guru dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai referensi bahan ajar dan materi tambahan pada saat mengajar pembelajaran Bahasa Indonesia. Khususnya pada materi Interjeksi atau kata seru.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ajat, R. (2021). Pendekatan Kualitatif. Deepublish.
Ali, L. (2021). Penggunaan kalimat Interjeksi Dalam Novel Kelana Cinta Shaffiyah Karya Fitria Pratiwi. Jambura Journal of Linguistics Litetature, 3, 103–111.
Anggraini, A. (2023). Interjeksi Dalam Novel Orang-orang Biasa Karya Andrea Hirata Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa. RIKSA BAHASA, 5, 130–140.
Anhayar, J. (2022). Apa Itu Sastra Jenis-jenis Karya Sastra Dan Bagaimanakah Cara Menulis Dan Mengapresiasi Sastra. Deepublish.
Ardiana, E., Yulsafli, & Junaidi. (2022). Penggunaan Interjeksi Pada Naskah Drama Karya Siswa Kelas Xi Madrasah Ulumul Qur’an Pagar Air. Jurnal Pendidikan, Sains, Dan Humaniora, X, 1472–1487.
Ariska, W. (2018). Interjeksi Dalam Novel The Hate U Give Me Karya Angie Thomas. Dialaegtologi, 3, 145–158.
Burhan, N. (2024). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.
Chaer, A. (2015). Morfologi Bahasa Indonesia. Pendekatan Proses.
Effendi, R. (2022). Penggunaan Interjeksi Dalam Novel Guru Aini Karya Andrea HirataTerhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Kebahasaan, Kesastraan, Dan Pembelajaran, 2, 16–24.
Fitriyah, L. (2023). Penggunaan Interjeksi Dalam Novel Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata. Wahana Pandogika, 1, 6–13.
Jamjam. (2022). Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Pada Siswa. Jurnal An-Nur:Kajian Pendidikan Dan Ilmu Keislaman, 8, 393–406.
Khaerunnisa, I. (2024). Interjeksidalam Novel Buku Besar Peminum KopiKarya Andrea Hirata dan Implementasinya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6, 47–55.
Kridalaksana. (2020). Kamus Linguistik. Gramedia Pustaka Utama.
Kridalaksana, H. (2021). Kelas Kata Dalam Bahasa Indonesia. Gramedia.
Maulidiyah, S. A. (2022). Analisis Penggunaan Kalimat Imperatif Dan Interjeksi Dalam Gelar Wicara Tanya (Tawa Canda Anya) Edisi Februari-April 2021 (Kajian Sintaksis). PENEROKA : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2, 197–213.
Ramdhan. (2022). Metode Penelitian. Cipta media Nusantara.
Rismaya, R. (2020). Interjeksi Dalam Komentar Cuitan Akun Twitter . Mahabasan, 2, 181–194.
Sakura, R. (2020). Sintaksis (Memahami satuan kalimat perspektif fungsi). PT Bumi Aksara.
Sarie. (2023). Metedologi Penelitian. Yayasan Cendikia Mulia Mandiri.
Suleman, J., & Islamiyah, E. P. N. (2022). Dampak Penggunaan Bahasa Gaul di Kalangan Remaja Terhadap Bahasa Indonesia. Prosiding SENASBASA (Seminar Nasional Bahasa Dan Sastra) , Edisi 3, 153–158.
Sulistyaniningsih, E. (2021). Aspek Sentimental Pada Film Pasukan Garuda I Leave My Heart In Lebanon dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurnal Pujangga, 7(2), 143–156.
Syaputra, D. (2022). Interjeksi Ha! Dalam Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck: Pendekatan Semantik Metabahasa Alami. Jurnal Ilmu Kebahasaan Dan Kesastraan, 1–10.
Taufiq Nur. (2020). Strategi Pembelajaran Era Digital. Annual Conference on Islamic Education and Social Sains, 1, 308–318.
Wicaksono, A. (2019). Menulis Kreatif Sastra: dan Beberapa Model Pembelajarannya. Garudawacaa.
Widiatmoko, B. (2021). Interjeksi Dalam Bahasa Indonesia: Analisis Pragmatik. Jurnal Pujangga, 3, 83–97.