Religious Identity and Coping Mechanisms: A Case Study of a Muslim Living Across Singapore and Myanmar
DOI:
https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.307Keywords:
Religious Identity, Religious Coping, Muslim Minority, Singapore, MyanmarAbstract
Penelitian ini mengkaji perkembangan identitas keagamaan dan penggunaan mekanisme coping religius pada seorang Muslim yang tinggal di dua konteks sosial-budaya yang sangat kontras: Singapura dan Myanmar. Dengan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur yang dilengkapi observasi non-verbal, kemudian ditriangulasi dengan catatan dan transkrip verbatim. Hasil menunjukkan bahwa identitas keagamaan terbentuk sejak kecil dan terus berkembang melalui refleksi personal, pendidikan, serta pengalaman sosial. Partisipan mengandalkan Positive Religious Coping berupa salat, doa, dzikir, dan tawakkal sebagai strategi utama untuk menghadapi tekanan emosional. Tidur juga muncul sebagai mekanisme koping adaptif yang restoratif. Perbedaan konteks sosial-politik secara signifikan memengaruhi ekspresi identitas keagamaan: Singapura menyediakan dukungan struktural dan penerimaan multikultural, sedangkan Myanmar menghadirkan tantangan berupa status minoritas, diskriminasi, dan minimnya fasilitas ibadah yang mendorong solidaritas komunal dan pendalaman spiritual internal. Terlepas dari kondisi yang berbeda, identitas keagamaan tetap menjadi sumber makna, ketangguhan, dan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mekanisme coping dan perkembangan identitas religius sangat dipengaruhi oleh kondisi struktural, lingkungan budaya, serta kematangan spiritual individu.
References
Adawiyah, S., et al. (2023). Interaksi Sosial Antar Etnis dan Agama pada Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Teknologi Informasi, 4(1), 1-10.
Advisory Commission on Rakhine State. (2017). Final report of the Advisory Commission on Rakhine State. https://hlrn.org/img/documents/RakhineStateFinalReport_Eng.pdf
Al-Bukhari, N., Zulnoorain, Z., Gillani, S. A., Javaid, A., Qadeer, S., & Khurshid, A. (2025). The Power of Prayer: The Impact of Salah on Emotional Regulation in University Students. Research & Review: International Journal of Multidisciplinary, 2(1), 1–10. https://www.rrjournals.com/index.php/rrijm/article/view/2398
Alfazri, M. R., Lestari, W., Fidela, Z., & Sari, H. P. (2025). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai multikulturalisme di madrasah. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 326–336. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/343
Alsubaie, M. K., Dolezal, M., Sheikh, I. S., Rosencrans, P., Walker, R. S., Zoellner, L. A., & Bentley, J. (2021). Religious coping, perceived discrimination, and posttraumatic growth in an international sample of forcibly displaced Muslims. Mental Health, Religion & Culture, 24(9), 976–992. https://doi.org/10.1080/13674676.2021.1973978
Alundari, K., & Rini, R. A. P. (2021). The Role of Religious Coping Towards Stress in Adolescents at Islamic Boarding Schools. Journal of Industrial Engineering & Management Research. https://doi.org/10.7777/jiemar.v4i3.477
American Psychological Association. (2013, Januari). Stress and sleep. https://www.apa.org/news/press/releases/stress/2013/sleep
Amin, S. (2018). Islam dan keharmonian kaum di Singapura [Islam and racial harmony in Singapore]. RI'AYAH, 3(1), 169–182.
Anggraini, R. (2024). The role of Islamic spirituality in promoting mental health and well-being: A systematic literature review. Islamic Studies Journal (ISLAM), 1(2), 92–111. https://journal.ppipbr.com/index.php/islam/article/view/375
Apriyanti, E., Suryana, & Zulhijra. (2025). Peran Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi tantangan dewasa dini dan madya. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 18(2), 423–432. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TAWAZUN/article/view/20089
Arifin, S., & Rahman, A. F. (2023). Peran Komunitas Dalam Membangun Religiusitas Remaja. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 14389-14399.
Arti, Y. B., Bintang Amanda, F. A., & Wulandari, N. R. (2024). Peran Terapi Sholat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis dan Menurunkan Stres Akademik pada Mahasiswa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(2), 94–100. https://jurnalistiqomah.org/index.php/jpmi/article/view/6030/3960
Bisri, M. (2023). Model perkembangan identitas religious siswa: pengaruh dukungan riligius teman sebaya, guru sebagai model peran dan persepsi terhadap kepedulian guru (Tesis Doktor). Universitas Negeri Malang. https://repository.um.ac.id/349716/
De Nolf, A., d’Haenens, L., & Mekki-Berrada, A. (2021). Face to face with anti-Muslim sentiment: A qualitative study into the coping mechanisms of young college and university Muslim students and graduates in Flanders. Religions, 12(2), 135. https://doi.org/10.3390/rel12020135
Fang, H., Tu, S., Sheng, J., & Shao, A. (2019). Depression in sleep disturbance: A review on a bidirectional relationship, mechanisms and treatment. Journal of Cellular and Molecular Medicine, 23(4), 2324–2332. https://doi.org/10.1111/jcmm.14170
Fatimah, M., Junanah, & Husain, A. M. (2023). Religious Coping among Working Muslim Women in Yogyakarta, Indonesia. Millah: Journal of Religious Studies. https://doi.org/10.20885/millah.vol22.iss2.art8
Foxeus, N. (2022). Buddhist nationalist sermons in Myanmar: Anti-Muslim moral panic, conspiracy theories, and socio-cultural legacies. Journal of Contemporary Asia. Advance online publication. https://doi.org/10.1080/00472336.2022.2032801
Hapsari, R. D. (2016). Islamophobia dan tindakan terhadap minoritas Muslim oleh pemerintah dan kelompok 969 di Myanmar tahun 2012–2016. Global & Policy, 4(2), 26–38. http://ejournal.upnjatim.ac.id/index.php/jgp/article/view/1911
Helmiati. (2013). Dinamika Islam Singapura: Menelisik pengalaman minoritas muslim di negara Singapura yang sekular & multikultural [Dynamics of Islam in Singapore: Examining the experience of the Muslim minority in a secular & multicultural Singapore]. Jurnal Toleransi, 5(2), 85–96.
Hidayat, A. A., Nurahya, Y., Sugiarto, D., Hambaliana, D., Adiwijaya, S., & Putra, M. Z. O. (2023). History of Muslim minorities in Myanmar revisited. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 5(2), 251–264. https://doi.org/10.15575/jis.v5i2.44711
Ikhwanisifa, R., & Raudatussalamah. (2022). Peran Religious Coping dan Tawakkal Untuk Meningkatkan Subjective Well-being Pada Masyarakat Melayu. Jurnal Psikologi UIN Suska. http://dx.doi.org/10.24014/jp.v18i1.15265
International Commission of Jurists. (2019). Myanmar: Challenges to freedom of religion or belief. https://www.icj.org/wp-content/uploads/2019/10/Myanmar-Freedom-of-religion-brief-Advocacy-Analysis-brief-2019-ENG.pdf
Kadoc, N. L., & Husein, F. (2015). Ulama, state, and politics in Myanmar. Al-Jami'ah Journal of Islamic Studies, 53(1), 131–158. https://doi.org/10.14421/ajis.2015.531.131-158
Khan, A., & Bashir, K. (2023). Perceived Stress and Religious Coping among Pakistani-Origin Emerging Muslim Adults Living in Pakistan and the United States: A Cross-Cultural View. Journal of Mind and Medical Sciences, 10(2), 267–275. https://doi.org/10.22543/2392-7674.1431
Kozusznik, M. W., Puig-Perez, S., Kożusznik, B., & Pulopulos, M. M. (2021). The relationship between coping strategies and sleep problems: The role of depressive symptoms. Annals of Behavioral Medicine, 55(3), 253–265. https://doi.org/10.1093/abm/kaaa048
Lantow, B., et al. (2021). Konsep Koping dan Kualitas Tidur. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC7980764/
Lee, R. (2019). Extreme speech in Myanmar: The role of state media in the Rohingya forced migration crisis. International Journal of Communication, 13, 3203–3224. https://ijoc.org/index.php/ijoc/article/download/10123/2718
Mizzima. (n.d.). Young Buddhists conduct “white rose” campaign for Yangon Muslims. https://mizzima.com/article/young-buddhists-conduct-white-rose-campaign-yangon-muslims?utm_source=chatgpt.com
Murtadho, A., Hidayanti, E., Fakhri, M., Masri, S., Purwanti, K. L., & Hakim, L. (2022). Religious Coping for Covid-19 Patients: Islamic Approaches. Journal of Al-Tamaddun. https://doi.org/10.22452/JAT.vol17no1.3
Nurshabrina, D. R., Melinda, W., & Katias, M. (2025). Spiritualitas vs Identitas Formal: Menelusuri Fenomena Islam KTP di Kalangan Remaja. ResearchGate, 1(1), 1–10. https://www.researchgate.net/publication/391856365
Putri, A., et al. (2025). Agama pada Masa Dewasa. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(2), 246–258. https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/590
Qomariyah, T. (2021). Pengaruh Dukungan Sosial Keluarga dan Religiusitas Terhadap Kesehatan Mental. Jurnal DAWUH, 4(2), 40–50. https://siducat.org/index.php/dawuh/article/download/1142/856
Saputra, R., & Amalia, M. (2024). Shalat sebagai Psikoterapi Islami dalam Mengatasi Gangguan Kecemasan di Tengah Tren Terapi Alternatif. Indonesian Journal of Islamic Counseling, 6(1), 29–45. https://doi.org/10.35905/ijic.v6i1.10719
Sari, I. P., Sari, M. M., & Setiawan, I. D. (2022). Pengaruh Gerakan Sholat Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan. Jurnal Kesehatan dan Olahraga, 11(1), 1–10.
Sari, S. M., Warsah, I., & Sari, D. P. (2022). Psychotherapy Shalat Sebagai Mengatasi Stress Dalam Meningkatkan Kesehatan Mental. Muhafadzah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 3(1), 9–20.
Suhariyadi, S. (2022). Coping Stress Berbasis Agama (Studi Komparasi Positive Religious Coping dan Negative Religious Coping). Jurnal Komunikasi Islam dan Kehumasan, 6(1), 40-52.
Susanti, A. N., & Nurdiyana, F. (2021). Peran Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Self-Esteem pada Remaja. Jurnal Psikologi Malahayati, 3(1), 1-10.
Syafitri, D. U., & Rahmah, L. (2021). The Role of Religiosity and Religious Coping Towards Seeking Psychological Help Among College Students in Semarang. Psikis: Jurnal Psikologi Islami. https://doi.org/10.19109/psikis.v7i2.8599
Tan, C. (2008). (Re)imagining the Muslim identity in Singapore. Studies in Ethnicity and Nationalism, 8(1), 31–49. https://doi.org/10.1111/j.1754-9469.2008.00004.x
U.S. Department of State. (2018). Burma 2018 international religious freedom report. https://www.burmalibrary.org/sites/burmalibrary.org/files/obl/BURMA-2018-INTERNATIONAL-RELIGIOUS-FREEDOM-REPORT-en-red.pdf
Urooj, S., Jabbar, A., Raza, H., Sadaqat, S., Ahmad, T., Baloch, M. A., Omar, A., Tariq, A., Shafique, Z., & Saeed, F. (2025). Finding strength in belief: The role of Muslim faith in coping with stress (Qualitative study). Insights–Journal of Health and Rehabilitation, 3(2), 674–679. https://doi.org/10.71000/2xkxcm39
Wasfiyah, H., et al. (2025). Shalat sebagai Rehabilitasi Kesehatan Mental bagi Mahasiswa Bimbingan Islam. Madania: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 30(1), 1–18. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/madania/article/download/37713/12723
Windiana, I., Putri, N., Azahra, S., Fauzirah, I., & Cahyani, N. (2023). Pengalaman Diskriminasi Agama Terhadap Dampak Psikologis (Studi Kasus: Masyarakat Cianjur). Moderasi: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 1(1), 1–23. https://journal.forikami.com/index.php/moderasi/article/view/451
Yucel, S., & Whyte, S. (2023). Muslim Identity Formation in Contemporary Societies. Religions, 14(10), 1296. https://doi.org/10.3390/rel14101296
Zakia, Z., Musaddat, S., Indrawati, D., & Makki, M. (2024). Hubungan keterampilan membaca terhadap keterampilan menulis narasi siswa kelas IV di SDN 26 Cakranegara. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 411–421. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3151
Zulkifli, H., Hasyim, S., Mubarak, M. Z., Khitam, H., & Helmi, M. I. (2023). Constructing Muslim identity in a secular state: The strategic role of two Singapore Islamic organizations. Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial, 18(1), 27–53. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v18i1.6002
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zaskia Qonita Chayyira, Shefira Ramadani, Ana Nur Rohmah, Eleanora Al-Khurfatul Jannah, Ihsan Jomisyah S.Psi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

