Efektifitas Kegiatan Pengajian Terhadap Peningkatan Coping Religius Pada Individu Yang Mengalami Stres Kehidupan

Authors

  • Ceilin Mayanda Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Destya Callista Viutami Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Mutyarania Insyira Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nalyavia Nur Salsabilla Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Atha Widya Politeknik Negeri Sriwijaya
  • R.A Nassya Rahma Kamilah Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.360

Keywords:

ketenangan jiwa, coping religius, masjid agung, pengajian, kesejahteraan spiritual

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan keagamaan di Masjid Agung dengan ketenangan jiwa jamaah yang aktif mengikuti kegiatan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan wawancara mendalam terhadap beberapa peserta majelis taklim dan guru ngaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan rutin seperti mengaji, pengajian tajwid, ceramah, hafalan Al-Qur'an, dan perkumpulan ikatan muslimah memiliki peran penting dalam meningkatkan ketenangan batin jamaah. Jamaah melaporkan perasaan damai, semangat beribadah, serta peningkatan kontrol diri setelah mengikuti kegiatan tersebut. Fenomena ini sejalan dengan temuan yang menunjukkan bahwa mendengarkan bacaan Al-Qur'an menurunkan kecemasan, serta pengaruh positif religious coping terhadap kesejahteraan psikologis. Kesimpulannya, kegiatan keagamaan di Masjid Agung berfungsi tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai media pembinaan psikologis dan spiritual yang mendukung tercapainya ketenangan jiwa jamaah.

References

Ano, G. G., & Vasconcelles, E. B. (2005). Religious coping and psychological adjustment to stress: A meta-analysis. Journal of Clinical Psychology, 61(4), 461–480.

Batson, C. D., Schoenrade, P., & Ventis, W. L. (1993). Religion and the individual: A social-psychological perspective. Oxford University Press.

DeRossett, T., Plosz, C., & Giger, J. (2021). Religious coping and psychological well-being among adult populations. Journal of Religion and Health, 60(2), 1021–1035.

Dobrakowski, P., Skalski, S., Surzykiewicz, J., & Konaszewski, K. (2021). Religious coping and resilience in times of stress. Psychology of Religion and Spirituality, 13(1), 45–56.

Ellison, C. G. (1983). Religious involvement and subjective well-being. Journal of Health and Social Behavior, 24(2), 120–131.

Fitriani, A. (2016). Peran religiusitas dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi Islami, 3(1), 45–58.

Ghiasi, A., Keramati, M., & Ghiasi, Z. (2018). Effect of listening to Holy Qur’an on anxiety reduction. Journal of Religion and Health, 57(4), 1134–1142.

Koenig, H. G. (2012). Religion, spirituality, and health: The research and clinical implications. ISRN Psychiatry.

Koenig, H. G., McCullough, M. E., & Larson, D. B. (2001). Handbook of religion and health. Oxford University Press.

Krause, N. (2006). Religion and health in late life. In J. Levin (Ed.), Religion and mental health (pp. 123–145). Springer.

Krause, N. (2011). Religion and health: Making sense of a disheveled literature. Journal of Religion and Health, 50(1), 20–35.

Moulaei, V., Ghaffari, S., & Hosseini, M. (2023). Qur’anic recitation and its impact on stress management. International Journal of Islamic Psychology, 5(2), 77–89.

Paloutzian, R. F., & Park, C. L. (Eds.). (2005). Handbook of the psychology of religion and spirituality. Guilford Press.

Park, C. L. (2005). Religion and meaning. In R. Paloutzian & C. Park (Eds.), Handbook of psychology of religion and spirituality (pp. 295–314). Guilford Press.

Park, C. L., & Folkman, S. (1997). Meaning in the context of stress and coping. Review of General Psychology, 1(2), 115–144.

Pargament, K. I. (1997). The psychology of religion and coping: Theory, research, practice. Guilford Press.

Pargament, K. I. (2001). Spiritually integrated psychotherapy. Guilford Press.

Pargament, K. I., Smith, B. W., Koenig, H. G., & Perez, L. (1998). Patterns of positive and negative religious coping. Journal for the Scientific Study of Religion, 37(4), 710–724.

Pargament, K. I., & Raiya, H. A. (2007). A decade of research on religion and coping. Psyke & Logos, 28(2), 742–766.

Rahmawati, D. (2019). Pengaruh kegiatan pengajian terhadap kesehatan mental jamaah. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(1), 65–78.

Safaria, T. (2018). Manajemen stres dan coping religius. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Subandi. (2013). Psikologi dzikir: Studi fenomenologis pengalaman transformasi religius. Jurnal Psikologi, 40(2), 189–202.

Suryani, E. (2020). Kesehatan mental berbasis spiritual dalam perspektif Islam. Jurnal Ilmu Psikologi, 6(3), 201–214.

Utami, R. (2021). Religiositas dan coping pada individu dengan tekanan hidup. Jurnal Psikologi dan Agama, 2(2), 88–99.

Wahida, N. (2017). Pengaruh kegiatan keagamaan terhadap ketenangan jiwa. Jurnal Studi Islam, 5(1), 33–47.

Wulff, D. M. (1997). Psychology of religion: Classic and contemporary views. John Wiley & Sons.

Yusuf, M. (2015). Spiritualitas dan kesehatan mental dalam Islam. Jakarta: Kencana.

Zahra, A. (2020). Coping religius dan resiliensi pada komunitas majelis taklim. Jurnal Psikologi Sosial, 8(1), 54–70.

Zulkarnain. (2014). Hubungan religiusitas dengan kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi, 41(2), 221–230.

Downloads

Published

2025-12-21

How to Cite

Ceilin Mayanda, Destya Callista Viutami, Mutyarania Insyira, Nalyavia Nur Salsabilla, Atha Widya, & R.A Nassya Rahma Kamilah. (2025). Efektifitas Kegiatan Pengajian Terhadap Peningkatan Coping Religius Pada Individu Yang Mengalami Stres Kehidupan. Proceeding Conference on Da’wah and Communication Studies, 4, 870-878. https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.360

Similar Articles

1-10 of 60

You may also start an advanced similarity search for this article.