Analisis Dinamika Psikologis Dan Sosial Dalam Tradisi Keberagamaan Ibu Ibu Pengajian Di Lorong Kelakar Palembang
DOI:
https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.338Keywords:
tradisi keberagamaan, dinamika psikologis, dinamika sosial, pengajian ibu-ibuAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika psikologis dan sosial dalam tradisi keberagamaan ibu-ibu pengajian di Lorong Kelekar, Palembang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian berfungsi sebagai ruang spiritual dan sosial yang memberikan dukungan emosional, memperkuat pemahaman agama, serta membangun ikatan sosial antarsesama jamaah. Secara psikologis, para peserta merasakan ketenangan batin, pengurangan stres, kestabilan emosi, serta meningkatnya motivasi spiritual. Secara sosial, pengajian memunculkan solidaritas, kerja sama, saling membantu, serta pewarisan nilai-nilai religius secara lintas generasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik keberagamaan berbasis komunitas memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan psikologis dan kohesi sosial ibu-ibu di lingkungan Masyarakat.
References
AbdAleati, N., et al. (2016). Religiousness and mental health: Systematic review. Journal of Religion & Health, 55(6), 1929–1937.
Aggarwal, N. (2013). Cultural psychiatry and religious expression. Medical Anthropology, 32(4), 393– 398.
Agustia, dkk. “Psikologi Agama dalam Studi Pendidikan Islam: Perspektif Spiritual dan Psikologis.” Journal of Islamic Religious Education (JoIRE).
Alang, S. (2016). Community religious culture and psychological expression. Social Science & Medicine, 157, 1–8.
Atran, S. (2016). Religious identity and community bonding. Current Anthropology, 57(S13), 000–012. Farah Dwi Ariani, Moh Halifa Ramadhani, Lathyva Nur Wahyuni, Itsna Sofia Nafis. “Gejala Psikolog Keberagamaan Pada Anak Dan Remaja: Tantangan Pendidikan Agama Di Era Digital.” At- Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam. Jurnal STAITTD
Fitria & Helmi. “Interpretasi Teks Agama Adil Gender Perempuan dan Persepsi Reproduksi Santri.” Jurnal Psikologi UGM. Jurnal UGM
Hasanah, U. “Religiusitas Sebagai Moderator Hubungan Kecemburuan dan Kualitas Hubungan Perempuan dengan Pasangan.” Jurnal Konseling dan Psikologi Indonesia. ejournal.lli.or.id
Henrich, J. (2015). Religion, ritual, and group cohesion. Behavioral and Brain Sciences, 38(4), 1–70. Husnul Khotimah & Sri Lestari. “Religiousness and Family Support among Female Activists in Islamic
Organizations: Phenomenological Study.” Jurnal Psikologi Islam dan Budaya. Jurnal UIN SGD
Ibnu Hajar Ansori. “Akal dan Agama Perempuan (Perspektif Hadis Nabi dan Psikologi).” Universum Journal. Jurnal Fuda
Kartini Kartono. “Wanita dan Toleransi Beragama (Analisis Psikologis).” Muadalah: Jurnal Studi Gender & Agama. Jurnal UIN Antasari
King, P. (2015). Women's spirituality in community contexts. International Journal for the Psychology of Religion, 25(2), 112–130.
Koenig, H. (2012). Religion, spirituality, and psychological health. International Journal of Psychology & Religion, 22(3), 200–220.
Mahoney, A. (2010). Religion in family life and community groups. Journal of Family Psychology, 24(4), 1–12.
McCullough, M. E. (2013). Religion, social support, and group solidarity. Journal of Personality, 81(2), 345–356.
Nella Alfin Naimah & Rini Laili Prihatini. “Mekanisme Problem Focused Coping Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Melalui Bimbingan Mental dan Spiritual.” Jurnal Penyuluhan Agama. UIN Syarif Hidayatullah. Jurnal UIN Jakarta
Nur Wahib & Moh. Solehuddin. “Peranan Perempuan dalam Pembinaan Mental Spiritual Generasi Bangsa dalam Perspektif Pendidikan Islam.” Risda: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam. ejournal.staiarrosyid.ac.id
Pargament, K. (2011). Spiritual coping and well-being. Journal for the Scientific Study of Religion, 50(2), 207–221.
Putri, N. H., & Arifinsyah, A. “Psychospiritual and Socioreligious Approaches to Mental Health in Islam and Christianity.” Jurnal Sosiologi Agama Indonesia. Jurnal Ar-Raniry
Safri, A. N. “Linearitas Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan (Studi Kasus Pengalaman Spiritual Waria).” Psikologia: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi. Talenta
Saroglou, V. (2011). Psychology of religion and spirituality. APA Review of Psychology, 62(3), 41–62. Sosis, R. (2009). Social commitment and religious ritual. Human Nature, 20(3), 294–312.
Sri Nanda, Ella Suzanna, Safuwan Safuwan. “Gambaran Kebermaknaan Hidup pada Perempuan Bercadar di Dayah Darul Ulum Aceh Utara.” INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi. Jurnal Unimal
Stavrova, O. (2015). Religion and social well-being. Journal of Cross-Cultural Psychology, 46(6), 874– 889.
Sukma Lisa, Ahmad Hidayat, Irfani Rizal. “Pengaruh Keimanan Terhadap Subjective Well-Being Pada Ibu-Ibu Pengajian.” Psisula: Prosiding Berkala Psikologi. Jurnal Unissula
Susilo, Wibisono. “Psikologi Keberagamaan: Memahami Dimensi Psikologis dalam Penghayatan Agama.” Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi. Universitas Islam Indonesia. Jurnal Universitas Islam Indonesia
Tirri, K. (2011). Religious well-being and moral functioning. Journal of Moral Education, 40(3), 317– 330.
Tsani, F. Z., & Kudhori, M. “Psikologi Perempuan dalam Al-Qur’an: Reinterpretasi QS. Az-Zukhruf Ayat 18.” TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin. Tajdid
Widya Ariani, Abdurrohim Abdurrohim. “Hubungan Antara Religiusitas Dengan Kecemasan Dalam Menghadapi Pernikahan Pada Mahasiswi.” Takaya: Jurnal Psikologi. Jurnal Unissula
Winkelman, M. (2013). Group ritual and emotional regulation. Evolution and Human Behavior, 34(5), 405–415.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Delta Cahya Ramadhani, Irene Ayu Triningsih, Sandrina Maharani, Yuliana, Berliana Nazla Olivia, Okta Pranata Jaya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

