Rasa Aman di Tengah Keberagaman: Studi Fenomenologis tentang Pengalaman Spiritual Salat Jum’at Berjamaah di Masjid AgungSultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Palembang
DOI:
https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.322Keywords:
Rasa aman, fenomenologi, keragaman jamaah, masjid agung, pengalaman spiritualAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif para jamaah dalam memaknai rasa aman saat pelaksanaan salat Jumat di Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo Palembang, yang dihadiri oleh jamaah dari latar sosial yang beragam. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat partisipan yang terdiri dari tiga informan utama dan satu sumber pendukung. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi dan interpretasi makna berdasarkan prinsip-prinsip fenomenologi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rasa aman terbentuk melalui enam dimensi yang saling berkaitan, yaitu: lingkungan, iklim sosial, hubungan, pengalaman batin, rasa diri, serta spiritualitas/makna. Faktor fisik seperti kebersihan, tata ruang, dan ketersediaan fasilitas yang memadai memberikan kenyamanan awal dan mengurangi kecemasan saat memasuki masjid. Interaksi sosial yang positif, ditandai dengan sikap saling menghormati dan tidak menghakimi, memperkuat rasa aman psikologis dan menumbuhkan perasaan diterima. Selain itu, rasa aman meningkatkan kedalaman spiritual dengan memfasilitasi konsentrasi dan ketenangan batin selama beribadah. Keberagaman jamaah tidak menimbulkan ketegangan, tetapi justru membentuk ruang inklusif yang memperkuat kesetaraan dan kebersamaan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengelolaan masjid yang holistik dalam menjaga keamanan fisik, sosial, dan spiritual. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika rasa aman dalam ruang publik keagamaan serta relevansinya terhadap kesejahteraan spiritual komunitas Muslim.
References
Abdullah. (2023). Dynamics of mosque-based da’wah and its implications for the diversity of Muslim communities in Medan. Jurnal Ilmu Dakwah, 43(1), 92–113.
Adillah, R. T. E. M., Marzuqoh, U. K., Majri, A. K., Fatimah, F., & Wismanto, W. (2024). Masjid: Lebih dari tempat ibadah, jaminan keamanan di era modern. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 1(4), 205–215.
Aflah, F. R., & Murhayati, S. (2025). Penelitian Fenomenologis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 13099–13109.
Akram, S. & Syawal, Z.(2025). Simbolisme Budaya dan Religi dalam Desain Masjid Raya Al-Mashun Medan. Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media dan Desain 2(5), 133-143.
Amrulloh, Z.(2021).ISLAM DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI INDONESIA: DARI MASJID HINGGA FENOMENA SOSIAL KEAGAMAAN. Jurnal Penelitian Keislaman, 17(2),191-200.
Apriartha, M., Hasan, B., & Ayyub. (2024). Manajemen Masjid dalam Meningkatkan Kenyamanan Jamaah Masjid. Al-Munazzam Jurnal Manajemen Dakwah Volume 4 (No.2 2024) 58-67 E-ISSN: 3024-9597.
Dahlan, I. N. I., & Fakhruddin, A. (2023). Manajemen masjid berbasis keterlibatan masyarakat lintas etnis pada komunitas Tionghoa. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 22(2), 169–186.
Darmawan, C. (2019). Peran Masjid Agung Palembang sebagai Pusat Peradaban Islam di Sumatera Selatan. In Proceedings of the 1st International Conference on Da’wa and Communication (ICON-DAC), 24–26 September 2019. e-ISSN 2686-6048.
Dewi, R. S. (2018). Pemberdayaan masjid di Indonesia dalam perspektif pembangunan lembaga (Tesis Magister, Universitas Brawijaya). Repository Universitas Brawijaya.
Firdaus, I.,R.(2021).MANAJAMEN MASJID DALAM PELAYANAN KENYAMANAN IBADAH (STUDI PADA MASJID AGUNG AL-MUTTAQIN CAKRANEGARA BARAT KOTA MATARAM) (Skripsi). Universitas Islam Negeri Mataram.
Gidado & Alkhadim, M.(2020). Health and Safety in Crowded Large Size Buildings: The Effect of Perceived Safety on User Behaviour in the Holy Mosque. Journal of Engineering, Project, and Production Management, 10(3), 170-178.
Haerdy, R. S. M., & Kusuma, H. E. (2022). The relationship between mosque characteristics, activities, and perceptions of spiritual values. Journal of Islamic Architecture, 7(1), 19–26.
Hasyim, A. W. (2023). The rise of the mosque as a reflection of the religious metamorphosis of residential residents. Ibda': Jurnal Kajian Islam dan Budaya, 21(1), 137–152.
Kencana., et al.(2024). PENGARUH KEBERSIHAN TERHADAP KENYAMANAN BERIBADAH DI MASJID ATTAQWA 2 KADIPIRO SURAKARTA. NDRUMI: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 8(1),12-22.
Khoiri, A., & Basri, H. (2024). Strategi manajemen musholla dalam meningkatkan kenyamanan sholat berjamaah di Musholla Ar-Rahman Komplek DPRD TK 1 Kota Medan. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(1), 5863–5871.
Kurniawaty, K., Puspita, S., Rahmayani, W., Ramadhan, N., & Wismanto. (2024). Peran Masjid dalam Menjaga Keamanan dan Kesejahteraan Umat. Jurnal Pendidikan Tambusai. (Volume dan halaman tersedia di jurnal)
Lynch, J. M., Stange, K. C., Dowrick, C., Getz, L., Meredith, P. J., Van Driel, M. L., Harris, M. G., Tillack, K., & Tapp, C. (2025). The sense of safety theoretical framework: A trauma-informed and healing-oriented approach for whole person care. Frontiers in Psychology, 15, Article 1441493.
Nabila, A. R. (2023). Masjid Sebagai Pusat Kesejahteraan Sosial: Pendekatan SERVQUAL Analysis dan Importance Performance Analysis. ABHATS: Jurnal Islam Ulil Albab 23 Vol. 4, No. 2, September 2023, 23 – 33.
Naja Sarjana. (2023, Juni 12). Masjid Agung Palembang: Sejarah dan pesonanya. Detik Sumsel. Diakses 19 November 2025 dari https://www.detik.com/sumbagsel/wisata/d-6767076/masjid-agung-palembang-sejarah-dan-pesonanya
Napsiah & Sanityastuti S.,M.(2025). Disaster Mitigation Based on Mosques: A Case Study of Community Experiences in Disaster-Prone Areas of Yogyakarta. Society, 13(1), 275-290.
Napsiah & Sanityastuti S.,M.(2025).Disaster Mitigation Based on Mosques: A Case Study of Community Experiences in Disaster-Prone Areas of Yogyakarta. Society, 13(1), 275-290.
Pessi, A. B., Grönlund, H., Illman, R., Palmén, R., Paloniemi, M.‑A., Pauha, T., & Spännäri, J. (2025). Developing a methodological tool for exploring sense of safety in religious spaces. Frontiers in Psychology, 16, Article 1448951.
Putri, M., Shafiah, H., Sajiddah, H., Hibatullah, A., & Wismanto. (2024). Peran Masjid dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat melalui Pembinaan Spiritual, Sosial dan Fisik. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 1(4), 61–72. DOI: 10.61132/hikmah.v1i4.220.
Rieskha, T. A. (2024). Masjid: Lebih dari Tempat Ibadah, Jaminan Keamanan di Era Modern. Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam Volume. 1, Nomor. 4 Tahun 2024 e-ISSN: 3063-1432; p-ISSN: 3063-1440, Hal 205-215.
Restu, R. A., Agus, F., & Aceng, K. (2024). Upaya Masjid dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial di Masyarakat. Journal of Education Research, 5(3), 2024, Pages 4221-4231.
Qisom, S., & Iman, A. K. (2021). Faktor Kepuasan Jamaah Shalat Jum’ah Masjid Babussalam Probolinggo. Masjiduna: Jurnal Ilmiah STIDKI Ar‑Rahmah, 4(2), 39–46.
Qudsy, Saifuddin Zuhri. “Pesantren Online: Pergeseran Otoritas Keagamaan di Dunia Maya.” Living Islam: Journal of Islamic Discourses, vol. II, no. 2, Nov. 2019, hlm. 169–187.
Qulub, F. A., Saleh, I., Gunawan, R., Ifansyah, M. S., & Taufikkurrohman, D. (2025). Mosque-based social inclusion: A study on beneficiaries' perspectives of the free meal program at Pemuda Konsulat Mosque Surabaya. Madinah: Jurnal Studi Islam, 12(1), 1–15.
Rachmawati, I. N. (2007). Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif: Wawancara. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1), 35–40
Samoeri, A. D. Y., Mutia, I., Assahira, N., Dhaifullah, M. R., & Wismanto. (2024). Menemukan ketenangan di masjid: Perspektif keamanan spiritual bagi masyarakat Muslim. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 1(4), 51–60.
Saputra, M.,H.(2024).ANALISIS STUDI PUSTAKA SHALAT JUM'AT DAN KHUTBAH JUM'AT. JURNAL MEDIA AKADEMIK (JMA) 2(6),1-12
Suriani, N., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Konsep populasi dan sampling serta pemilihan partisipan ditinjau dari penelitian ilmiah pendidikan. IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36.
Tabrani. (2023). Perbedaan antara penelitian Kualitatif (Naturalistik) dan Penelitian Kuantitatif (Ilmiah) dalam berbagai aspek. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(2), 318–327.
Vertovec, S. (2012). “ ‘Diversity’ and the social imaginary.” Archives Européennes de Sociologie / European Journal of Sociology, 53(3), 287–312.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Alya Putri Mustika, Az-Zahra Nadya Pratiwi, Bunga Yofyta Sari, Sofi Agustina, Rafda Syahrani, Nabila Fitriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

