Dinamika Toleransi dan Prasangka dalam Interaksi Lintas Agama di Masjid Cheng Ho Palembang

Authors

  • Ida Nia Pitriyani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Jeni Anggaraini Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Veviyani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Jesita Amalia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Nurul Fitri Universitas Terbuka Palembang

DOI:

https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.340

Keywords:

Toleransi, prasangka, interaksi lintas agama, Masjid Cheng Ho, kontak antar-kelompok

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika prasangka dan toleransi dalam interaksi antara pengunjung Muslim dan non-Muslim di Masjid Cheng Ho Palembang, yang berfungsi sebagai rumah ibadah sekaligus destinasi wisata religi dan edukasi budaya. Toleransi antar kelompok agama dipahami sebagai sikap saling menghargai dan menerima perbedaan keyakinan, sedangkan prasangka merupakan sikap negatif yang muncul akibat stereotip dan ketidakpahaman terhadap kelompok lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi langsung di lapangan, di mana pengurus masjid bertindak sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik toleransi di Masjid Cheng Ho terwujud dalam bentuk interaksi sosial yang positif, yang ditunjukkan melalui perilaku prososial dan pola komunikasi ramah antara pengurus masjid dan pengunjung, tanpa membedakan latar belakang agama. Temuan ini sejalan dengan teori kontak antar-kelompok yang dikemukakan oleh Allport, yang menyatakan bahwa interaksi positif antara kelompok yang berbeda dapat mengurangi prasangka dan meningkatkan saling penghormatan. Namun, penelitian ini juga menemukan adanya batas toleransi pada ranah keyakinan teologis pribadi, yang terlihat pada harapan pengurus masjid agar pengunjung non-Muslim tertarik untuk memeluk Islam. Temuan ini mengindikasikan adanya koeksistensi antara etnorelativisme dalam perilaku dan etnosentrisme dalam keyakinan, yang dijelaskan dalam kerangka Developmental Model of Intercultural Sensitivity (DMIS). Secara keseluruhan, Masjid Cheng Ho berfungsi sebagai ruang ibadah yang sekaligus menjadi ruang sosial untuk memperkuat kerukunan multikultural di Kota Palembang. Meskipun demikian, tantangan dalam batasan teologis

References

Afriani, D. W. (n.d.). Masjid Jami PITI Laksamana Muhammad Cheng Ho Purbalingga: Simbol keindahan toleransi dalam akulturasi. STAIN Purwokerto . https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/ibda/article/view/433

Allport, G. W. (1954). The nature of prejudice. Addison-Wesley.

Andira, R. R., & Rifa’i, M. (2025). Strategi IMC dalam promosi wisata religi Masjid Cheng Ho Pandaan. JIMU: Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 3(4), 725–733 . https://doi.org/10.XXXX/jimu.v3i4.xxx

Anggreany, A. (2023). Komunikasi antar budaya etnis Tionghoa dengan Pribumi di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan [Skripsi, Universitas Sriwijaya]. Repository UNSRI https://repository.unsri.ac.id/126517/

Aprillia, A. D., & Estusani, E. (2023). Pengaruh migrasi Tionghoa Muslim terhadap akulturasi budaya dan pembangunan Masjid Cheng Ho Surabaya. Keraton: Journal of History Education and Culture, 5(1), 33–38 https://doi.org/10.32585/keraton.v5i1.4220

Atmaja, D. S., & Kurnanto, M. E. (2017). Interaksi Cina–Melayu di Kalimantan Barat: Eksplorasi kearifan tradisi sosial keberagamaan di Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya [Penelitian Unggulan Institusi]. Institut Agama Islam Negeri Pontianak . https://digilib.iainptk.ac.id/xmlui/handle/123456789/2711

Bukhori, B. (2024). The dynamics of the relationship between religious communities in Indonesia.

International Guidance and Counseling Journal (IGCJ), 7(1), 45–57.

Fox, J. (2008). A world survey of religion and the state. Cambridge University Press.

Gule, Y. (2025). The role of religious moderation in enhancing social harmony and interfaith tolerance among university students. Qalamuna, 17(1), 611–622 . https://doi.org/10.37680/qalamuna.v17i1.7101

Handoko, A. I., Andarini, R. S., & Malinda, F. (2022). Sensitivitas interkultural antarumat beragama di Kota Palembang. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 163–180. https://doi.org/10.24002/jik.v19i2

Hewstone, M., & Swart, H. (2011). Fifty years of intergroup contact: From hypothesis to integrated theory. British Journal of Social Psychology, 50(3), 374–386.

Husnan, M., & Halimatus, N. (2023). Motif dakwah multikultural Abdurrahman Wahid dalam pendirian Masjid Cheng-ho. Journal of Islamic Communication Studies (JICoS), 1(2), 78–94. https://doi.org/10.15642/jicos.2023.1.2.78-94

Husnan, M., & Zuhriyah, L. F. (2023). Abdurrahman Wahid's policy motivation for the Cheng-ho Mosque (Multicultural Da'wah Communication Perspective). Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA), 3(10), 2050–2065. https://doi.org/10.55927/mudima.s3i10.6322

Ishak, N. (2022). Constitutional religious tolerance in realizing the right to freedom of religion in Indonesia. Journal of Human Rights, Culture and Legal Studies (JHCLS), 2(1), 25–40.

Jauhari, M. (2020). Peran tokoh agama dalam menciptakan kerukunan umat beragama di ruang sosial keagamaan. Jurnal Komunikasi dan Dakwah, 12(2), 15–28.

Jena, Y. (2019). Toleransi antarumat beragama di Indonesia dari perspektif etika kepedulian. Jurnal Sosial Humaniora (JSH), 12(2), 129–195 . https://doi.org/10.12962/j24433527.v12i2.5941

Jenaeny, A., Erma, E., Sani, N. F., Alrabani, A., & Jusmirad, M. (2024). Menelaah sikap toleransi dalam akulturasi suku dan agama pada arsitektur Masjid Muhammad Cheng Hoo. Bambuti, 6(1). https://doi.org/10.53744/bambuti.v6i1.85

Khairunnisa, C. A., & Majidah, Y. C. N. (2024). Komunikasi antarumat beragama dan toleransi di Desa Balonggarut, Kecamatan Krembung, Sidoarjo. Jurnal Ilmu Politik dan Komunikasi, 14(2), 160–172 https://ojs.unikom.ac.id/index.php/jipsi/article/view/14236

Kim, S., Park, J., & Smith, T. W. (2018). Social segregation, religious identity, and intergroup relations. Journal of Social Issues, 74(1), 138–155.

Minarto, M. M., Hidayat, M. R., Zahara, E. A., Fatihazzahra, A., Balqis, S., Putri, A. L., Hanifa, N., Reza, I. F., Mutiah, S., & Danisyah, M. (2024). Religiusitas dan perilaku prososial masyarakat sekitar Masjid Al-Ghazali dan Klenteng Dewi Kwan Im di Palembang. Proceeding Conference on Da'wah and Communication Studies, 3, 56–68. http://proceedings.dokicti.org/index.php/CDCS/index

Nashori, F., Nurjannah, N., Diana, R. R., Faraz, F., Khairunnisa, N. Z., & Muwaga, M. (2024). Inter-religious social prejudice among Indonesian Muslim students. Millah: Journal of Religious Studies, 23(1), 241–274. https://doi.org/10.20885/millah.vol23.iss1.art8

Nissa, K., Perwira, A., & Sulistyo, A. Q. P. (2022). Toleransi masyarakat di Surabaya terhadap etnis Tionghoa. Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman, 9(2), 8–16. https://juridiksiam.unram.ac.id/index.php/juridiksiam

Nugroho, M. A. (2024). Religious tolerance model in Salatiga. IJoASER: International Journal on Advanced Social and Educational Research, 6(1), 55–68.

Nurdiana, N., Susanti, E., Roswati, R., Fiprinita, R., & Afrizal, A. (2022). Penguatan ukhuwah Islamiyah dikalangan masyarakat Tionghoa di Masjid Cheng Ho Sriwijaya Sumatera Selatan. Sosial Budaya, 19(1), 22–29. https://doi.org/10.24014/sb.v19i1.17513

Pamungkas, C. (2016). Intergroup contact avoidance in Indonesia. Masyarakat Indonesia, 42(2), 161–176.

Ratnasari, D., Putri, L. A., Zakaria, A. R., & Hidayati, N. F. (2025). Religious moderation in Puja Mandala: A study of inter-religious dialogue model in peace building. Ibda’: Jurnal Kajian Islam dan Budaya, 23(1), 19–42. https://doi.org/10.24090/ibda.v23i1.12874

Santoso, B., & Aziz, E. (2021). Makna simbolik akulturasi budaya China dan Islam pada arsitektur Masjid Cheng Ho di Kota Palembang. Jurnal Dimensi Komunikasi, 2(2), 65–72.

https://ejurnal.stisipolcandradimuka.ac.id/index.php/JurnalDimensiKomunikasi/article/vie w/261/163

Sulistio, A., Suryanto, P., & Hadziq, M. (2020). The mediating effect of group identity and religious fundamentalism on the association of intergroup contact with prejudice. Psikohumaniora: Jurnal Psikologi Islam, 5(2), 187–203.

Syafitri, D. (2025). Tolerance in social interaction between Muslims and Christians: A study in Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Young Journal of Social Sciences and Humanities, 1(1), 13–22. https://doi.org/10.XXXX/yjssh.v1i1.xxx

Syahbani, R., Sahrul, S., & Efendi, E. (n.d.). Makna ornamen Masjid Al-Islam Muhammad Cheng Ho Palembang. Jurnal Sitakara. https://doi.org/10.31851/sitakara.v7i1.7470

Vienlentia, R. (2025). Psychological insights into interfaith dialogue and cooperation. In The International Conference on Da’wah & Communication 2024 (ICDComm 2024) (pp. 486– 506). KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/kss.v10i14.19112

Downloads

Published

2025-12-18

How to Cite

Ida Nia Pitriyani, Jeni Anggaraini, Veviyani, Jesita Amalia, & Nurul Fitri. (2025). Dinamika Toleransi dan Prasangka dalam Interaksi Lintas Agama di Masjid Cheng Ho Palembang. Proceeding Conference on Da’wah and Communication Studies, 4, 836-849. https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.340

Similar Articles

1-10 of 60

You may also start an advanced similarity search for this article.