Masjid Al-Haddad 14 Ulu: Menyatukan Keberagamaan dan Identitas Religius
DOI:
https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.316Keywords:
Identitas Religius, stresAbstract
Penelitian ini membahas bagaimana aktivitas keagamaan di Masjid Al-Haddad 14 Ulu Palembang membentuk identitas religius di masyarakat dan membantu mengurangi stres. Masjid ini memiliki sejarah panjang dan mempertahankan tradisi seperti pembacaan Ratib Al-Haddad, zikir sebelum shalat, dan majelis malam minggu. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling. Data di dapatkan melalui observasi dan wawancara dengan dua orang warga yang tinggal di sekitar masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan yang rutin membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan agama, memperkuat kebersamaan, serta memberi ketenangan emosional. Banyak jamaah merasakan bahwa mengikuti kegiatan di masjid membantu mereka mengurangi stres. Masjid Al-Haddad 14 Ulu Palembang juga menjadi tempat belajar dan bermain bagi anak-anak, sehingga berfungsi sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan interaksi sosial bagi warga. Secara keseluruhan, masjid ini berperan penting dalam meningkatkan kehidupan religius, sosial, dan mental masyarakat Kampung Al-Haddad 14 Ulu Palembang.
References
Agustina, A., Suwandewi, A., Tunggal, T., Daiyah, I., & Latifah. (2022). Sisi edukatif pendidikan Islam dan kebermaknaan nilai sehat masa pandemi Covid-19 di Kalimantan Selatan. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v6i2
Alhan. (2022). Peran masjid sebagai basis peradaban Islam. An-Natiq: Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 2(2), 154–165. http://dx.doi.org/an-natiq.v2i2.16066
Anggraini, W. N., & Subandi. (n.d.). Pengaruh terapi relaksasi dzikir untuk menurunkan stres pada penderita hipertensi esensial. Jurnal Intervensi Psikologi, 6(1), 81–102. https://www.researchgate.net/publication/381913909
Anwar, Y. (2022). Pendidikan kecerdasan spiritual dan emosional dalam meningkatkan akhlaqul karimah perspektif Ahmad Amin dan Al-Ghazali. Ihtirom: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 62–74.
Ardiansyah, A. E. S. (2023). Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Bareng Kota Malang sebagai pusat peradaban dan kemakmuran dalam perspektif konstruksi sosial. Asketik: Jurnal Agama dan Perubahan Sosial, 7(1), 63–88. https://doi.org/10.30762/asketik.v7i1.1037
Ardiansyah, R., Rianita., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan
Basrowi, & Suwandi. (2009). Memahami penelitian kualitatif. Rineka Cipta.
Bogdan, R., & Biklen, S. K. (2017). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods (6th ed.). Pearson.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Faisol, Mustofa, S., Maftukhah, N., & Ungu, F. N. W. (2023). Meningkatkan religiusitas masyarakat melalui al-hadd hadis dan wirid ratib al-haddad. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(2), 555–565. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i2.20659
Fitriana. (2019). Urgensi penanaman aqidah dalam pendidikan Islam. Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Tadarus Tarbawy, 1(2). https://doi.org/10.31000/jkip.v1i2.1997
Fowler, J. W. (1981). Stages of faith: The psychology of human development and the quest for meaning. Harper One.
Gagahriyanto, M. A. (2023). Literature review: Konsep religiusitas dan spiritualitas dalam penelitian psikologi di Indonesia. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 352–358. https://doi.org/10.5281/zenodo.7964628
Hasanah, M. (2019). Stres dan solusinya dalam perspektif psikologi dan Islam. Jurnal Ummul Qura, 13(1). https://doi.org/10.55352/uq.v13i1.412
Int. J. Environ. Res. Public Health. (2024). Comprehensive review of chronic stress pathways and the impacts on disease. https://doi.org/10.3390/ijerph21081077
Intervensi Psikologi. (n.d.). 6(1), 81–102. https://www.researchgate.net/publication/381913909
Kosasih, E., & Hermawan, R. (2023). Spiritual development in adulthood and later life from the perspective of psychology and religious studies. International Journal of Research and Scientific Innovation (IJRSI), 10, 2321–2705. https://doi.org/10.51244/IJRSI.2023.101013
Kosasih, I., Kosasih, E., & Zakariyya, F. (2022). Religiusitas dan kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi Insight, 6(2), 127–134. https://ejournal.upi.edu/index.php/insight
Kurniawan, D., & Ifani, M. Z. (2023). Komunikasi lingkungan di Masjid Al-Azhar dalam menumbuhkan kepedulian jama’ah terhadap penanganan sampah. Analogi: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 71–76. https://doi.org/10.61902/analogi.v1i02.691
Lubis, I., Ulya, A. R., & Latipah, E. (2023). Peran agama dalam kesehatan mental pada remaja masjid. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(1), 1848–1858. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/
Mu’asyara, N., Merhan., Ulfa, R., Arfandi, M. F., Yurike, A., Fattah, M. O., Imas, A., V. A. C., & Anggina, T. D. (2024). Transformasi identitas religius dan spiritualitas dalam era sekularisasi: Perspektif sosiologi agama. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 3(4), 254–265. https://doi.org/10.55606/concept.v3i4.1678
Najtama, F. (2012). Religiusitas dan kehidupan sosial keagamaan. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 9(2), 421–450. http://ejournal.stain.sorong.ac.id/indeks.php/tasamuh
Novita, M., Pratiwi, I. Y., Sormin, D. A. A., Zulfahmi, & Wismanto. (2024). Iman dan pengaruhnya dalam kehidupan. JMPAI: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 37–44. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i1.71
Ridwan, A. R., Meilinda, A., Luthfiyah, K., Diyana, & Wuldandari, U. (2025). Dimensi-dimensi Islam. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 2(2), 344–351. https://doi.org/10.61132/moral.v2i2.1109
Saifudin, M., Adawiyah, S. R., & Mukhaira, I. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat stres akademik pada mahasiswa program studi S1 Keperawatan non reguler. Jurnal Kesehatan, 12(2), 267–275. https://doi.org/10.37048/kesehatan.v12i2.267
Sayyidah, A. F., Mardhotillah, R. N., Sabila, N. A., & Rejeki, S. (2022). Peran religiusitas Islam dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi Islam Al-Qalb, 13(2). https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/alqalb/index
Shodiq. (2014). Pengukuran keimanan: Perspektif psikologi. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 125–138. http://journal.walisongo.ac.id/index.php/nadwa
Situmorang, K., Milfayetty, S., & Hasanuddin. (2024). Pengaruh religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis dengan dukungan sosial teman sebaya sebagai variabel moderasi. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 18(6), 4144–4155. https://doi.org/10.35931/aq.v18i6.3907
Tajik, O., Golzar, J., & Noor, S. (2024). Purposive sampling. International Journal of Education & Language Studies, 2(2).
Vivekananda, S. (2020). Complete works: Treading time. Advaita Ashrama.
Yunizar, & Wicaksono, F. A. (2023). Apakah spiritualitas dan religiusitas berperan dalam perspektif Islam? e-Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 10(2), 108–115.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Suci Amalia, Robiatul Adawiyah, Bayu Hariyansyah, Amanda, Tasya lilia Kirani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

