Peran Majelis Ta’lim Dalam Membentuk Kesejahteraan Psikologis Dan Religiusitas Masyarakat Palembang

Authors

  • Syakilah Rahma Helya Putri Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Risman Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Najwa Ramdhani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Miranda Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Indri Natala Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.324

Keywords:

Majelis Ta’lim, Kesejahteraan Psikologis, Religiusitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran majelis ta’lim dalam membentuk kesejahteraan psikologis dan religiusitas masyarakat Palembang. Melalui pendekatan kualitatif fenomenologis, penelitian ini melibatkan tiga partisipan yang dipilih melalui purposive sampling, terdiri dari jamaah aktif dan pengurus majelis ta’lim. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis ta’lim memberikan kontribusi signifikan terhadap terbentuknya psychological well-being jamaah melalui empat aspek utama: hubungan sosial positif, makna hidup, pertumbuhan pribadi, dan penerimaan diri. Majelis ta’lim berperan sebagai ruang yang memperkuat relasi sosial, memberikan dukungan emosional, serta menciptakan suasana keagamaan yang kondusif bagi ketenangan batin. Selain itu, kegiatan majelis ta’lim meneguhkan makna hidup dan tujuan hidup jamaah, terutama melalui penguatan nilai ibadah, kesadaran spiritual, serta motivasi religius yang semakin matang. Pertumbuhan pribadi jamaah juga meningkat melalui perubahan perilaku positif, pemahaman agama yang lebih mendalam, dan peningkatan kematangan emosional. Aspek penerimaan diri tampak dari meningkatnya kemampuan jamaah dalam mengelola emosi, menerima kekurangan, dan memandang diri secara lebih positif. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa majelis ta’lim tidak hanya menjadi sarana pembelajaran agama, tetapi juga merupakan wadah yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan religiusitas masyarakat Palembang.

References

Alkaf, I., & Handiki, Y. R. P. (2025). Menumbuhkan Self Acceptance Melalui Konsep Mahabbah. Refleksi Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 25(1), 1-17.

https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/ref/article/view/6150

Al-Kandari, Y., & Al-Qallaf, H. (2022). Religious participation and emotional well-being among adult communities in Kuwait. Journal of Religion and Health, 61(3), 245–260. https://www.springer.com/journal/10943

Asrin, A. (2024). Islamic education in non-formal institutions: The role of Majelis Taklim based on Indonesian local wisdom. Fitrah: Journal of Islamic Education, 5(2), 185–200. https://jurnal.staisumatera-medan.ac.id/index.php/fitrah/article/download/1081/126

Bryant, C., & Wong, P. (2022). Spiritual identity formation and its role in well-being across religious communities. Journal of Spiritual Development, 14(2), 112–129. https://scholar.google.com/scholar?q=Spiritual+identity+formation+and+its+role+in+well-being+across+religious+communities

Fallah, N. (2024). Pengaruh majelis taklim terhadap religiusitas lansia: Pendekatan psikologi agama. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 35(1), 112–126. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/heutagogia/article/view/9609

Halim, M., & Fitriyani, A. (2025). Peran dukungan sosial religius terhadap pembentukan perilaku keberagamaan masyarakat. Jurnal Psikologi Islam Indonesia, 9(1), 45–58. https://journal.uii.ac.id/JPII

Hamzah, A. (2020). Metode penelitian kualitatif: Pendekatan fenomenologi dan aplikasinya. Jakarta: Rajawali Pers.

https://inlislite.perpusnas.go.id/opac/detail-opac?id=1130489

Hanafi, A., & Yasin, M. (2023). Upaya Memperkuat Hubungan Sosial dalam Kehidupan Bermasyarakat. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA), 1(2), 51–62.

https://miftahul-ulum.or.id/ojs/index.php/jps/article/view/19

Hartati, S., & Arisandi, D. (2025). Studi Pendahuluan: Psychological Well‑Being dan Positive Education pada Mahasiswa Generasi Z di Era Teknologi. Journal of Sustainable Education, 2(1), 9–18.

https://el-emir.com/index.php/jose/article/download/141/127/1256

Hasibuan, M. Y., & Rubino, R. (2025). Strategi Rekrutmen Majelis Taklim Darusshofa dalam Meningkatkan Jumlah Jamaah. Ulumuddin: Jurnal Ilmu‑Ilmu Keislaman, 15(2), 583–600. https://jurnal.ucy.acid/index.php/agama_islam/article/download/3093/2935/14484

Herdiansyah, H. (2019). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1187153

Hidayat, A., & Rohmana, J. (2023). Praktik keberagamaan masyarakat dalam pengajian. Jurnal Sosial Keagamaan Indonesia, 8(2), 144–159. https://scholar.google.com/scholar?q=Praktik+keberagamaan+masyarakat+dalam+pengajian+Hidayat+Rohmana+2023

Hidayati, B. M. R., & Fadhilah, T. N. (2021). Religiusitas dan kesejahteraan psikologis mahasiswa Fakultas Dakwah. Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences, 2(3), 197-210. https://ejournal.uit-lirboyo.ac.id/index.php/IJHSS/article/view/2276

Ikhwanisifa, I., & Raudatussalamah, R. (2022). Peran religious coping dan tawakal untuk meningkatkan subjective wellbeing pada masyarakat Melayu. Jurnal Psikologi, 18(1), 44-50.

https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/psikologi/article/view/15265

Kasim, R. D. (2021). Majelis taklim dan masyarakat multikultural (tinjauan fungsi dan bentuk kegiatan majelis taklim pada masyarakat multikultural di Kota Manado). Jurnal Syntax Transformation, 2(3), 398–408.

https://doi.org/10.46799/jst.v2i3.249

Lazarus, M., & Sands, R. (2023). Small religious groups and meaning in life: A cross-cultural analysis. Journal of Spirituality in Mental Health, 25(1), 33–49. https://www.tandfonline.com/loi/wspi20

Mahamuse, H. (2023). Penguatan spiritual melalui majelis taklim: Studi fenomenologis pada jamaah pengajian perempuan. Jurnal Pendidikan Agama Islam Nusantara, 5(1), 44–57. https://journal.unisma.ac.id/index.php/jpai/article/download/22379/10822

Masruroh, N., Hanifah, A., & Rahmadi, L. (2025). Islamic spiritual mindfulness (muraqabah) and its influence on emotional regulation among adolescents. Indonesian Journal of Islamic Psychology, 7(1), 23–37.

https://journal.uii.ac.id/IJIP

Mecca, F. A., Pratiwi, R. A., & Novitasya, S. (2024). Hubungan Religiusitas dengan Psychological Well-Being. Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat, 2(2), 136-155. https://jipkm.com/index.php/jipkm/article/download/157/137/464

Muharridha, A., Mulia, K. M., Hasibuan, N. H., & Selvira, S. (2025). Peran Kegiatan Keagamaan Rutin Majelis Ta’lim Amaliyah dalam Membangun Kehidupan Sosial yang Harmonis di Masjid Amal Kel. Jati Negara, Kec. Binjai Utara. Mesada: Journal of Innovative Research, 2(2), 752–757. https://ziaresearch.or.id/index.php/mesada/article/download/172/169

Mulia, T. I., & Sundari, A. R. (2024). Pengaruh Religiusitas dan Regulasi Emosi Terhadap Kesejahteraan Psikologis Guru. Psikologi Kreatif Inovatif, 4(1), 47-57. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/PsikologiKreatifInovatif/article/download/3272/2432

Mulyani, I., Wulandari, S., & Hidayat, R. (2025). Spiritual meaning and emotional well-being of adult learners in Indonesian Islamic study groups. Journal of Islamic Psychology, 7(1), 55–70.

https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/jip/article/download/38515/17672

Nailulzahwaidar, E., & Takwin, B. (2022). Pengaruh Religiusitas dan Kecemasan terhadap Self-Compassion pada Dewasa Awal. Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET, 13(02), 128-141. https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/mindset/article/view/3519

Nasution, R., Masri, D., & Miswar, M. (2025). Peran Majelis Taklim Sebagai Sarana Pendidikan Islam Untuk Membina Karakter Peduli Sosial Jamaah Masjid Al‑Ihsan di Kelurahan Kenangan Baru, Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Miftahul Ilmi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 292–327.

https://doi.org/10.59841/miftahulilmi.v2i3.195

Nuruddaroini, N., Yusra, R., & Kurniawati, H. (2024). Hubungan religiusitas, intensitas mengikuti majelis taklim, dan psychological well-being pada masyarakat urban. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 35(2), 233–245.

https://doi.org/10.33367/tribakti.v35i2.5495

O’Brien, K., & King, S. (2023). Community religious engagement and prosocial behavior in adult populations. Journal of Community Psychology, 51(4), 1550–1564. https://onlinelibrary.wiley.com/journal/15206629

Pandya, S. K., & Carod-Artal, F. (2021). Religion and death anxiety among adults: The mediating role of meaning in life. Journal of Religion and Health, 60(3), 1895–1910. https://doi.org/10.3390/rel12010061

Rahmawati, S. (2018). Pengaruh religiusitas terhadap penerimaan diri orangtua anak autis di sekolah luar biasa xyz. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 4(1), 17-24. https://jurnal.uai.ac.id/index.php/SH/article/download/248/233

Raihan, R., & Lailani, L. (2025). Peran Strategis Majelis Ta’Lim Al‑Hidayat dalam Memperkuat Pemahaman Agama di Gampong Pelanggahan, Kota Banda Aceh. Tamaddun, 26(2), 095–107.

https://journal.umg.ac.id/index.php/tamaddun/article/view/9678

Rodrigues, L., Martin, G., & Silva, A. (2024). Religious rituals and adaptive emotional regulation: A cross-cultural examination. Psychology of Religion and Spirituality, 16(1), 74–88. https://www.apa.org/pubs/journals/rel

Rybarski, R. (2023). The relationship between meaning in life, religiosity, and death anxiety: A cross-sectional study. Psychology of Religion and Spirituality, 15(1), 80–92. https://www.mdpi.com/2077-1444/12/1/61/pdf

Sari, Y., & Munandar, D. (2024). Literasi keagamaan di komunitas pengajian. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 12(1), 55–68. https://scholar.google.com/scholar?q=Literasi+keagamaan+di+komunitas+pengajian+Sari+Munandar+2024

Sofyan, A., Hasan, M., & Mahrus, E. (2025). Peran Majelis Taklim dalam Membangun Harmoni Masyarakat Multikultural di Desa Sungai Kunyit. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(1), 453–464.

https://lptnunganjuk.com/ojs/index.php/kartika/article/view/131

Trisnawati, T., Rahmawati, R. T., Arshanty, I. R., & Adira, N. (2025). Psychological well-being of individuals living a minimalist lifestyle: A phenomenological study. Psychological Research and Intervention, 8(1), 1–13.

https://doi.org/10.21831/pri.v8i1.81799

Wahyuni, S. (2023). Penguatan literasi keagamaan melalui pembelajaran rutin di komunitas pengajian perempuan. Jurnal Studi Islam Indonesia, 15(3), 201–214.

https://scholar.google.com/scholar?q=Penguatan+literasi+keagamaan+melalui+pembelajaran+rutin

Yıldırım Üşenmez, T., & Demir Dikmen, R. (2024). The effect of religious attitude on death anxiety among patients undergoing hemodialysis treatment: A sample from Turkey. Journal of Religion and Health, 63, 2794–2805.

https://doi.org/10.1007/s10943-024-02042-3

Zufika, A. E., Ifadah, L., & Mu’anayah, N. A. (2024). Psychoreligious education’s role in shaping the thinking paradigm of Muslim women in Majelis Taklim Khodijah. Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner, 3(3), 111–116. https://journal.amorfati.id/index.php/amorti/article/view/297

Downloads

Published

2025-12-17

How to Cite

Syakilah Rahma Helya Putri, Risman, Najwa Ramdhani, Miranda, & Indri Natala. (2025). Peran Majelis Ta’lim Dalam Membentuk Kesejahteraan Psikologis Dan Religiusitas Masyarakat Palembang. Proceeding Conference on Da’wah and Communication Studies, 4, 542-556. https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.324

Similar Articles

1-10 of 78

You may also start an advanced similarity search for this article.