Pengalaman Menghafal Al-Qur’an sebagai Upaya Membangun Kebermaknaan Hidup pada Santri Rumah Tahfidz Kiai Muara Ogan Palembang
DOI:
https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.301Keywords:
Menghafal Al-Qur’an, Tahfidz, Religiusitas, Kebermaknaan Hidup, FenomenologiAbstract
Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam bagaimana para santri Rumah Tahfidz Kiai Muara Ogan memaknai pengalaman menghafal Al-Qur’an dalam kaitannya dengan pembentukan kebermaknaan hidup. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, penelitian ini menggali pengalaman subjektif para santri melalui wawancara mendalam dan observasi nonpartisipan. Analisis tematik menunjukkan bahwa proses menghafal Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ibadah, tetapi juga sebagai perjalanan spiritual dan psikologis yang memberi arah dalam kehidupan mereka. Temuan penelitian mengungkap bahwa lima dimensi keberagamaan keyakinan, praktik ritual, pengalaman religius, pengetahuan, dan konsekuensi muncul secara signifikan dalam perjalanan tahfidz para santri. Selain itu, tiga sumber makna hidup menurut Viktor Frankl, yaitu nilai kreatif, nilai penghayatan, dan nilai bersikap, tampak terintegrasi dalam pengalaman mereka. Secara keseluruhan, proses tahfidz menjadi media pembentukan kedalaman spiritual, penguatan kontrol diri, serta peningkatan pemahaman makna hidup,
References
Adab, D. H. (2020). Pengalaman Menghafal Al-Qur’an dalam Lembaga Griya Al-Qur’an (Kajian atas Novel Diary Sang Pemimpi).
Agustina, M., Yusro, N., & Bahri, S. (2020). Strategi peningkatan minat menghafal al-qur’an santri di pondok pesantren ar-rahmah curup. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 1-17.
Ancok, D., & Nashori, F. (2011). Psikologi Islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ancok, Djamaludin, dan Fuat Nashori Suroso. Psikologi Islami: Solusi Islam atas Problem-Problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.
Aziz, J. A. (2017). Pengaruh Menghafal Al-Quran Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik Di Roudhotul Atfal (RA) Jamiatul Qurra Cimahi. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 2(1), 1–15.
Batsaman, H.D. (2007). Logoterapi: Psikologi Untuk Menemukan Makna Hidup Dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.
Creswell.W.J., (2014). Ed Ketiga Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, Dan Mixed. Yogyakarta: PustakaPelajar.
Frankl, V. E. (2004). Man’s Search for Meaning. Bandung: Nuansa.
Frankl, Victor E. (2004). Mencari Makna Hidup, Terjemahan: Man’s Search For Meaning, Bandung: Nuansa.
Fuad, Muskinul, (2015). Psikologi Kebahagaiaan Manusia. Jurnal Komunika, 9 (1), 112-130
Glock, Charles Y., dan Rodney Stark. Religion and Society in Tension. Chicago: Rand McNally, 1965.
Hadi, M. (2014). Manajemen Strategi Pengasuh Rumah Tahfidz Kiai Marogan Dalam Membangun Generasi Penghafal Al-Qur’an (Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan) (Doctoral dissertation, Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga).
Hisam, M., Ms, F., & Surasman, O. (2019). Manajemen Pembelajaran Tahfidz Al-Quran: Pengalaman Menghafal Al-Qur'an di STIU Ma'had Tahfidz Wadi Mubarak Megamendung Bogor:(:). Tarbawiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(2), 184-204.
Huda, M. (2018). Religious routine and spiritual discipline among Quranic students. Indonesian Journal of Islamic Psychology, 2(2), 77–90.
Janah, M. (2019). Kodifikasi Al-Qur‟an: Studi Atas Pemikiran John Burton. At-Ta’wil 1(01), 1–12.
Junaedi, D. (2015). Living Qur‟an: Sebuah Pendekatan Baru Dalam Kajian Al-Qur‟an (Studi Kasus Di Pondok Pesantren As-Siroj Al-Hasan Desa Kalimukti Kec. Pabedilan Kab. Cirebon). Journal of Qur’an and Hadith Studies, 4(2), 169–90.
Khaeroni, C. (2017). Sejarah al-Qur‟an (Uraian Analitis, Kronologis, dan Naratif tentang Sejarah Kodifikasi Al-Qur‟an). HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 5(2), 195–206.
Khaoro, M. N. (2020). Meraih kebermaknaan hidup: Studi kasus pada penghafal al-Qur’an di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Putri Nurul Furqon Wetan Pasar Besar Malang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim).
Koenig, H. G. (2012). Religion, spirituality, and health: The research and clinical implications. ISRN Psychiatry, 1–33.
Masduki, Y. (2018). Implikasi psikologis bagi penghafal Al-Qur’an. Medina-Te: Jurnal Studi Islam, 14(1), 18-35.
McCullough, M. E., & Willoughby, B. (2009). Religion, self-regulation, and self-control. Psychological Bulletin, 135(1), 69–93.
Rohyatin, H. (2019). Konsep kebermaknaan hidup penghafal Al-Qur’an (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Romdhoni, A. (2015). Tradisi Hafalan Qur‟an Di Masyarakat Muslim Indonesia. Journal of Qur’an And Hadith Studies, 4(1), 1–18.
Ryan, R., & Deci, E. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation. American Psychologist, 55(1), 68–78.
Sagung, Dewi & David, Hizkia. (2014). Kebermaknaan Hidup Pada Anak Di Bali. Jurnal Psikologi Udayana. Universitas Udayana Bali: Vol. 1, No. 2, 322-334.
Samsukadi, M. (2015). Sejarah Mushaf ‟Uthmani (Melacak Tranformasi Al-Qur‟an dari Teks Metafisik Sampai Textus Receptus). Religi: Jurnal Studi Islam, 6(2), 237–62.
Saroglou, V. (2011). Belief and behavior: A review of religion and psychology. Annual Review of Psychology, 62, 447–474.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suruali, H. (2019). Studi Al-Qur‟an Al-Karim Kajian Al-Qur‟an dari Segala Aspeknya. Horizon Pendidikan, 10(2).
Susianti, C. (2017). Efektivitas Metode Talaqqi dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur‟an Anak Usia Dini. Tunas Siliwangi : Jurnal Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Siliwangi Bandung, 2(1), 1–19.
Syarifuddin, S & Baso, S. (2020). Makna Menghafal Al-Qur‟an Bagi Masyarakat.” AlTafaqquh: Journal of Islamic Law, 1(1), 49–72.
Zuhairini dan Abdul Ghofir. 2004. Metodologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Malang: UM Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lala Celara Anggun Pratiwi, Leny Olivia, Nazila Andini, Zulleyca Aurora Valensia, Saskia Aulia Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

