Makna Kegiatan Jumat Berkah terhadap Empati dan Kebahagiaan Religius Masyarakat di Palembang
DOI:
https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.293Keywords:
empati, kebahagiaan religius, Jumat BerkahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna kegiatan Jumat Berkah yang dilakukan oleh masyarakat di sekitar Café Kopi Eman Palembang serta dampaknya terhadap empati dan kebahagiaan religius. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menelusuri motivasi, pengalaman emosional, nilai spiritual, dan pengaruh sosial yang dirasakan oleh pelaksana maupun penerima kegiatan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif untuk menemukan pola makna yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumat Berkah dipahami sebagai praktik sosial-keagamaan yang mampu memperkuat empati, rasa syukur, dan kedekatan spiritual kepada Tuhan. Kegiatan ini menimbulkan pengalaman emosional positif seperti kebahagiaan, ketenangan, dan kepedulian, serta meningkatkan hubungan sosial antarwarga. Para pelaksana terdorong oleh nilai agama, pengalaman pribadi, dan tanggung jawab sosial, sementara penerima merasakan peningkatan syukur dan keinginan untuk berbagi di masa mendatang. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa Jumat Berkah menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan perilaku prososial yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan religius masyarakat.
References
A’yun, A. Q., Saptaningtyas, H., & Widiyanto. (2022). Altruism as a motive for implementing community welfare programs through Islamic philanthropic funds: Case study of Baitul Maal Hidayatullah empowerment actors. Ijtimā'iyya: Journal of Muslim Society Research, 7(2), 207–222.
Al Rahmah, I. A. D., & Lisnawati. (2018). Kesejahteraan psikologis ditinjau dari spiritualitas siswa di lembaga pendidikan berbasis agama pesantren dan non-pesantren. Jurnal Psikologi Integratif, 6(2), 190–212.
Allport, G. W., & Ross, J. M. (1967). Personal religious orientation and prejudice. Journal of Personality and Social Psychology, 5(4), 432–443.
Arbaani, S., Gayatri, D., & Allenidekania. (2024). Spiritualitas untuk kesejahteraan psikologi pada pasien penyakit kronis. Journal of Telenursing (JOTING), 6(2), 2881–2889.
Azami, A. F., & M. N. (2023). Melampaui binaritas: Studi filantropi Islam di Indonesia. Jurnal Masyarakat Indonesia, 49(2), 161–170.
Batson, C. D. (1991). The altruism question: Toward a social psychological answer. Lawrence Erlbaum Associates.
Cholili, A. H., Hakim, A., Putri, D. H., Nabila, N., & Ramadhani, M. (2024). Pengaruh spiritualitas terhadap psychological well-being pada mahasiswa. Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling, 1(2), 96–105.
Dana, T. P. (2020). Sampling methods in research design.
Eisenberg, N. (2006). Prosocial behavior. In M. H. Bornstein & M. E. Lamb (Eds.), Developmental science (pp. 647–683). Psychology Press.
Ellison, C. W. (1983). Spiritual well-being: Conceptualization and measurement. Journal of Psychology and Theology, 11(4), 330–338.
Faiz, A. A. (2025). Friday free lunch, Muslim middle-class piety and non-secular sociality. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 36(2), 224–234.
Fiqri, A. A. A., & Widiyanti, D. R. (2023). Pengaruh religiusitas, usia, dan pendapatan terhadap kesediaan menjadi relawan di lembaga filantropi Indonesia. Tinjauan Ekonomi dan Keuangan Islam, 6(2), 155–170.
Fredrickson, B. L. (2001). The role of positive emotions in positive psychology: The broaden-and-build theory of positive emotions. American Psychologist, 56(3), 218–226.
Gentile, D. A., Anderson, C. A., et al. (2009). The effects of prosocial video games on prosocial behaviors: International evidence from correlational, longitudinal, and experimental studies. Personality and Social Psychology Bulletin, 35(6), 752–763.
Howick, J., & B.-W. (2025). Uncovering the components of therapeutic empathy through thematic analysis of existing definitions. Patient Education and Counseling, 13(1), 2–6.
Jamal, A., Yaacob, A., Bartikowskia, B., & Slater, S. (2019). Motivasi berdonasi: Menjelajahi peran religiusitas dalam donasi amal. Jurnal Riset Bisnis, 103, 319–327.
Jamal, A., Yaacob, A., & Slater, S. (2019). Motivation to donate: Role of religiousness. Journal of Islamic Marketing, 10(4), 112–127.
Mantahari Dalimuthe, S., & M. H. (2025). Keselarasan antara ikhtiar dan tawakal dalam membentuk mental positif. An-Nawa: Jurnal Studi Islam, 7(1), 1–14.
Nadia Azkiya, H. (2023). Altruism in the perspective of the Al-Qur'an and its relevance to philanthropy practices in Satu Amal Indonesia Organization. Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan, 7(1), 68–76.
Natalia, H. M. R., & D. M. (2023). Efektivitas kinerja pemerintah dalam program reaksi respon relief daerah (R3D) di Kabupaten Minahasa. Jurnal Governance, 3(1), 2–8.
Parila, N., Sari, Y., & Roudhotina, A. (2018). Daily spiritual experience dan kesejahteraan psikologis pada istri yang kehilangan pasangan. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 23(1), 63–75.
Park, C. L. (2005). Religion as a meaning-making framework in coping with life stress. Journal of Social Issues, 61(4), 707–729.
Phillips, B. Z. (2003). Gender and power: Nurses and doctors in Canada. International Journal for Equity in Health, 2(1), 1–5.
Rakhmawati, F. F. (2024). Subjective well-being, religiosity, trust, and altruism: An Islamic perspective. Ekonomika Syariah: Journal of Economic Studies, 8(2), 144–155.
Ross, G. W. (1967). Personal religious orientation and prejudice. Journal of Personality and Social Psychology, 5(4), 432–443.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syarifah, B. U. (2024). Ajaran semua agama adalah kepasrahan kepada Tuhan. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 7(3), 1069–1076.
Wills, J. (2009). Spirituality and happiness: A psychological exploration. Journal of Positive Psychology, 4(2), 149–156.
Winda Yarni Zebua, S. L. (2025). Taat sebelum hebat: Rahasia kepemimpinan Kristen yang bertumbuh dari ketundukan. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi, 3(2), 353–363.
Wisesa, N. A., & Purwaningsih, I. E. (2018). Spiritualitas dan kesejahteraan psikologis pada Abdi Dalem Punokawan Ngayogyakarta Hadiningrat. Jurnal Spirits: Khasanah Psikologi Nusantara, 9(1), 56–66.
Wiliasih, R., Siregar, H., & Syauki Beik, I. (2024). Religious and prosocial behavior, happiness and its impact on productivity: Evidence from Indonesia. Library Progress International, 44(3), 327–339.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abdur Rahman Al-Badiu'uz Zaman, Fitria Ramadhani, Novazena Alkasva, Syera Mutiya Warida, Nanda Syakirah Lubis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

