Tawasul sebagai Wujud Pencarian Ketenangan Batin (Studi di Makam Kiai Muara Ogan)
DOI:
https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.303Keywords:
Ketenangan Batin, Kiai Muara Ogan, Praktik Spiritual, Tawasul, Tradisi ZiarahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik tawasul sebagai wujud pencarian ketenangan batin di Makam Kiai Muara Ogan, Palembang. Tawasul merupakan praktik spiritual untuk berdoa kepada Allah SWT melalui perantara orang saleh dan telah menjadi bagian dari tradisi keagamaan dan budaya masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik convenience sampling, melibatkan peziarah yang bersedia diwawancarai melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan utama peziarah melakukan tawasul adalah mengirim doa, mencari ketenangan hati, dan mengekspresikan rasa syukur tanpa mengharapkan sesuatu yang bersifat duniawi. Praktik tawasul tidak hanya memperkuat hubungan spiritual dengan Tuhan dan ulama yang dijadikan perantara, tetapi juga memberikan efek psikologis positif berupa rasa tenang, lega, bahagia, dan kedekatan spiritual. Pemilihan makam dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, keberkahan, tradisi turun-temurun, dan suasana sakral yang mendukung doa khusyuk. Sementara motivasi peziarah juga dipengaruhi oleh keyakinan religius, tradisi keluarga, dan persepsi terhadap kesakralan makam. Praktik tawasul bersifat fleksibel, meliputi doa pribadi, nazar, sedekah, membaca Yasin, tahlil, dan adab ziarah yang tepat. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan partisipan yang lebih beragam, memperkuat validitas melalui triangulasi sumber dan member checking, serta mengintegrasikan teori psikologi seperti coping religius, kecerdasan spiritual, dan psikologi emosi. Studi komparatif antar lokasi ziarah serta kajian budaya lokal seperti tradisi nazar, mimpi ziarah, dan keyakinan terhadap karomah datuk juga diperlukan untuk memahami praktik tawasul secara lebih mendalam.
References
Adriani, Y., & Yustari, D. (2019). Religious practices as stress management among young Indonesian Muslims. Proceedings of the 2019 International Conference on Education and Social Science. 10.4108/eai.18-9-2019.2293455
Airlangga, E., & Purnomo, H. (2025). Pendekatan kualitatif deskriptif terhadap penerapan menggambar dan bercerita dalam meningkatkan literasi anak sd di yayasan literasi desa tumbuh. 4(1), 16–24.
Ângela Leite, B. N. (2023). Religious Identity, religious practice, and religious beliefs across countries and world religions. Archive for the Psychology of Religion, 45(2), 107-132. DOI: 10.1177/00846724221150024
Asmaran. (2018). Membaca fenomena ziarah wali di Indonesia: Memahami tradisi tabarruk dan tawassul. AL-BANJARI Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Keislaman 17(2):173 DOI:10.18592/al-banjari.v17i2.2128
Asmaran. (2018). Tradisi tabarruk dan praktik keagamaan masyarakat Indonesia. Jurnal Al-Banjari, 17(2), 212–225. https://doi.org/10.18592/al-banjari.v17i2.2128
Bramanwidyantari, M. (2022). Psychological Features of Urbanicity. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(2), 363-374.
Caswito. (2024). Islamic law reform: Achieving grace through tahlil and tawasul. Journal of Private and Commercial Law Reform, 6(2).https://doi.org/10.20885/PLR.vol6.iss2.art5.
D’attira, M., Luthfia, M., & Maharani, S. S. P. (2024). Pengaruh ibadah serta peran doa dalam pemulihan psikologis perspektif islam. JIPKM: Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat.
Dahlan, A., dkk. (2022). Tawasul sebagai penenang jiwa dalam praktik keagamaan masyarakat. Jurnal Studi Islam dan Psikologi, 14(1), 55–67. DOI: https://doi.org/10.30868/ei.v11i4.3556
Dayanti, Tri. Tawasul Dan Tradisi Ziarah Di Makam Kiai Marogan Kota Palembang (Studi Living Hadis). Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.
Fibrianti, D. F. D. N., Sopingi, I., & Hidayati, A. (2025). Tawasul dalam pendidikan Islam perspektif Hadrotus Syaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari: Telaah Kitab Nurul Mubin. Jurnal Mansa, 5(1), 482–538. https://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/136
Golzar, J., Noor, S., & Tajik, O. (2022). Convenience sampling. IJELS: International Journal of Education and Language Studies, 1 (2).
Jubaidi, A. (2022). ZIARAH WALI SEBAGAI TRADISI SANTRI ( Studi Terhadap Tradisi Ziarah Kubur Makam Sayyid Yusuf ). 1, 209–224.
Hakim, R. (2024). FENOMENOLOGI TAWASUL DALAM BERDO ’ A : ANALISIS PERSPEKTIF AL- QUR ’ AN DAN HADIS. 18(02), 33–42.
Hariyono, A. (2022). Tafsir tawassul dalam tinjauan historis. Dirayah: Jurnal Studi Ilmu Hadis, 2(1).https://jurnal.stiqlathifiyyah.ac.id/index.php/dirayah/article/view/66
Hsb, M. R., Akbar, A., Adilah, G., & Putri, I. M. (2024). Zikir dan pengaruhnya terhadap ketenangan jiwa di era modern menurut Al-Qur’an. JTIT: Journal Tafsir dan Ilmu Tafsir, 1(2), 55–68. https://ejournal.nurulqadim.ac.id/index.php/jtit/article/download/57/22/164
Ilham, M. N. (2021). Praktik Sosial Ziarah Makam Komunitas Pemuda pada Masa Pandemi di Nganjuk (Studi Kasus Komunitas Pemuda Indonesia Motivational and Spiritual Consultant TemuRos’e). 7, 178–190. https://doi.org/10.32923/edugama.v7i1.1718
Karim, Abdul. "Fungsi Laten Penziarahan Makam Keramat (Analisis Sosio-Religius Terhadap Makam Ki Marogan Palembang)." Nama Jurnal/Prosiding vol. (2023): halaman 20-28
Lestari, O. (2023). Potensi wisata religi makam Ki Marogan sebagai upaya pelestarian kearifan lokal di kota Palembang. 0341, 167–176.
Maryamah. (2020). Fenomena Ziarah Masyarakat di Sumatera Selatan: Studi Etnografi pada Makam Kiai Muara Ogan. KONTEKSTUALITA: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 35(2).
Masnida, M., Asrori, K., & Obianto, A. (2022). Pengaruh Aktivitas Ziarah Kubur Terhadap Ketenangan Jiwa Dalam Menghafal Al-Qur’an Santri Tahfidz Asrama Al-Mujahidin Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. KaKa: Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam, 2(2). https://doi.org/10.35719/psikospiritual.v3i1.19
Miles, M., & Et.al. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook (H. Salmon (ed.); 3rd ed.). SAGE Publications. file:///C:/Users/DELL/Downloads/Qualitative-Data-Analysis.pdf
Murjani. (2022). Tawaasul Dan Wasilah. Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Quran Dan Hadis, 2(1), 245-254.
Nengsih, S. (2020). Tawasul dalam perspektif hadis: Batasan dan kaidah syariat. Jurnal Ilmu Hadis dan Studi Islam, 5(2), 101–112. DOI: https://doi.org/10.15548/ju.v8i3.1293
Nurlaila, E., & Sari, N. K. (2024). Konsep Ketenangan Jiwa Menurut Al-Qusyairi. 4. https://doi.org/https://doi.org/10.59059/mutiara.v2i4.1495
Rajasyah, M. A. (2023). Integrasi Agama, Masyarakat dan Budaya: Kajian tentang Tradisi Haul dan Ziarah dalam Masyarakat Palembang. Jurnal Riset Agama, 3(1), 236-248. DOI: 10.15575/jra.v3i1.23521
Ramadhani, M. (2024). Tawasul sebagai metode spiritual dalam doa: Kajian teologis. Jurnal Pemikiran Islam Kontemporer, 12(1), 40–50. DOI: http://dx.doi.org/10.35931/aq.v18i5.3944
Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2020). Teknik pengumpulan data: Observasi, wawancara, dan kuesioner. JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, 3 (1), 39–47.
Stratton, S. J. (2021). Population research: Convenience sampling strategies. Prehospital and Disaster Medicine, 36 (4), 373–374. https://doi.org/10.1017/S1049023X21000649
Subahri, B., & Airiza, I. (2024). Ziarah Kubur sebagai Media Konseling Islam dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Masyarakat. Psychospiritual: Journal of Trends in Islamic Psychological Research, 3(1), 9–26. https://doi.org/10.35719/psychospiritual.v3i1.19
Suciyanti, A., Pransiska, N., & Maulidya, A. (2025). Estetika spiritual doa dan bertawassul perspektif Islam. Warta Studi Islam, 10(1), 45–56. DOI: https://doi.org/10.52802/wst.v10i1.146.
Syafriyon, & Hakim, R. (2024). Fenomenologi tawasul dalam berdo’a. Jurnal Teologi, 18(2), 233–246. DOI: https://doi.org/10.51675/jt.v18i2.893
Syahrial, M Ravi. "Studi Perilaku Peziarah Di Makam Sunan Bungkul Surabaya (Analisis Antropologi Budaya)." Dalam Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam (Konmaspi), Vol. 1, Oktober 2024. Diakses Dari Https://Proceedings.Uinsa.Ac.Id/Index.Php/Konmaspi.
Trisiah, A., Puspita, W., & Septiyanti, R. (2019). Visit The Tomb Of Ki Marogan: Preservation Of Religious Tradition In Muslim Malay Community. Journal Of Malay Islamic Studies, 3(1).
Usriyah, L., & Lazuardi, K. (2024). Al-Qur’an dan ketenangan jiwa. Journal Manager, 3(4), 407–416.https://journalmanager.example](https://journalmanager.example
Wahyuni, T., Masyhuri, & Ilyas. (2023). Nilai sosial-religius tradisi ziarah makam Syech Gaus Abdurrazak di Loang Baloq Lombok. Juridiksiam: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(2), 184–193.https://juridiksiam.unram.ac.id/index.php/juridiksiam/article/view/452
Wulandari, T., & et al. (2025). Deskripsi Mendalam untuk Memastikan Keteralihan Temuan Penelitian Kualitatif. Jurnal Literasiologi, 11(Sugiarto 2016), 124–131. https://doi.org/https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i4
Yuliarti, I. (2008). Hubungan antara Ziarah dengan Ketenangan Jiwa di Makam Sunan Kalijaga Desa Kadilangu Kec. Demak Kab. Demak. Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang.
Zulfa, N., Rohmatillah, R., & Munir, M. (2023). Grave pilgrimage tradition of Pekalongan community as self-healing from a psychological perspective. Journal of Ushuluddin and Islamic Thought (JOUSIP). URL: https://e-journal.uingusdur.ac.id/index.php/jousip/article/view/jousip313
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syakirah Inayah, Laurenza Gian Nur Aini, Aura Zahra Humaira, Alya Mukhbita Syaharani, Masayu Rosyidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

