Spiritualitas dan Sugesti: Membedah Ketenangan Batin (Inner Peace) Peziarah yang Berdiam Diri di Makam Wali
DOI:
https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.304Keywords:
Berdiam Diri, spiritualitas, Ketenangan BatinAbstract
Tradisi ziarah ke makam wali merupakan praktik keagamaan yang terus dipertahankan masyarakat Indonesia dan menjadi bagian penting dari pencarian ketenangan batin. Dalam tradisi tersebut, peziarah tidak hanya melakukan doa atau penghormatan, tetapi juga menjalani praktik berdiam diri sebagai bentuk kontemplasi spiritual. Fenomena ini memperlihatkan adanya perpaduan antara spiritualitas, keyakinan, dan sugesti yang diyakini mampu menumbuhkan rasa tentram, pasrah, serta kedekatan dengan Tuhan. Meskipun ketenangan batin telah lama menjadi tujuan utama para peziarah, kajian ilmiah mengenai mekanisme psikologis yang melatarbelakanginya masih terbatas, terutama terkait peran sugesti dan pengalaman spiritual selama berdiam diri di makam wali. Penelitian ini bertujuan untuk membedah bagaimana spiritualitas dan sugesti bekerja membentuk inner peace pada peziarah yang melakukan praktik tersebut. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini diharapkan mampu memberikan pemahaman mendalam mengenai pengalaman spiritual peziarah serta kontribusi faktor psikologis dan religius dalam membangun ketenangan batin mereka.
References
Abdillah, M. (2010). Peran tokoh agama dalam pembinaan masyarakat. Jakarta: Prenada Media.
Anton, A., Fitriani, F., Afianti, N. R. N., & Fasyha, N. A. T. (2024). Menumbuhkan jiwa yang tenang dengan memahami makna qada dan qadar serta mengetahui tradisi ziarah dalam Islam. Jurnal Ilmiah Citra Nusantara, 1(2).
Anwar, M. (2014). Tradisi ziarah dalam perspektif sosial-keagamaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Asih, Z. K., Sukino, A., & Sukmawati, F. (2025). Spiritualitas Islam sebagai faktor protektif kesehatan mental: Tinjauan interdisipliner dalam perspektif pendidikan agama dan psikologi klinis. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 895–908. https://lptnunganjuk.com/ojs/index.php/kartika/article/view/337
Bandura, A. (2018). Social cognitive theory: An agentic perspective. John Wiley & Sons. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/book/10.1002/9781394259069
Fitroturohmawati, F., Faridah, & Nurhayati, I. (2025). Islam dan tradisi ziarah kubur: Perspektif para peziarah Muslim Jawa. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, 1(3), 390–395. https://ojs.indopublishing.or.id/index.php/sujud/article/view/277
Giono, E. (2025). Coping religius sebagai strategi penanggulangan stres dan kecemasan pada mahasiswa tingkat akhir. JUPERAN: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 04(02), 393–400.
https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/download/885/565
Ichsan, Y., & Hanafiah, Y. (2020). Mistisisme dan transendensi sosio-kultural Islam di masyarakat pesisir Pantai Parangkusumo Yogyakarta. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 5(1). https://doi.org/10.25217/jf.v5i1.856
Khuzaimah, & Hariyanto, S. (2023). Sakralitas agama dalam tradisi ziarah makam masayikh di Yayasan Riyadlotut Thalabah Sedan. Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha, 5(2). https://id.scribd.com/document/684076581/Artikel-Volume-5-No-2-133-138
King, P. E., & Boyatzis, C. J. (2015). Religious and spiritual development in childhood and adolescence. Dalam E. B. C. J. Boyatzis (Ed.), Religiosity, spirituality, and human development. Wiley. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/9780470479193.adlpsy001014
Latif, M., & Usman, M. I. (2021). Fenomena ziarah makam wali dalam masyarakat Mandar. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 19(2). https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/khazanah/article/view/4975
Mahmudah, N. (2020). Regulasi diri dalam aktivitas spiritual masyarakat. Pustaka
Maryamah. (2020). Fenomena ziarah masyarakat di Sumatera Selatan: Studi etnografi pada Makam Kiai Muara Ogan. Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 35(2).
https://doi.org/10.30631/35.2.83-90
Masduki, A. (2015). Ziarah wali di Indonesia dalam perspektif pilgrimage studies. Religió: Jurnal Studi Agama-Agama, 5(2). http://religio.uinsby.ac.id/index.php/religio/article/view/59
Masnida, M., Asrori, K., & Obianto, A. (2022). Pengaruh aktivitas ziarah kubur terhadap ketenangan jiwa dalam menghafal Al-Qur’an santri tahfidz Asrama Al-Mujahidin Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi. JKaKa: Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam, 2(2), 119–133. https://ejournal.iaida.ac.id/index.php/jkaka/article/download/1632/1036
Montero-Marin, J., Perez-Yus, M. C., Cebolla, A., Soler, J., Demarzo, M., & García-Campayo, J. (2019). Religiosity and meditation practice: Exploring their explanatory power on psychological adjustment. Frontiers in Psychology, 10, Article 630. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC6445895/
Mukti, M. A. (2022). Fenomena tradisi ziarah makam di Desa Banaran Kandangan Kediri. Historia Islamica: Journal History and Islamic Civilization, 1(1), 15.
Mujib, M. M. (2025). Tradisi ziarah dalam masyarakat Jawa: Kontestasi kesalehan, identitas keagamaan dan komersial. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Nugraha, M. A., & Hafidzi, A. (2023). Menelaah hukum tentang tradisi berziarah dan berdoa di makam wali-wali masyhur. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 4(1).
https://ejournal.stiesnu-banyumas.ac.id/index.php/IJIELT/article/view/438
Rahmat, J. (2012). Psikologi agama. Mizan.
Rajasyah, M. A. (2023). Integrasi agama, masyarakat dan budaya: Kajian tentang tradisi haul dan ziarah dalam masyarakat Palembang. Jurnal Riset Agama, 3(1). https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jra/article/view/23521
Rohimi, R. (2022). Historis dan ritualisme tradisi ziarah makam Keleang di Dusun Kelambi, Desa Pandan Indah. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 16(2). https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/tahiro/article/download/10365/3198
Rohmawati, A., & Ismail, H. (2020). Ziarah makam Walisongo dalam peningkatan spiritualitas manusia modern. Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya, 5(2). https://ejournal.kopertais4.or.id/mataraman/index.php/sumbula/article/view/3901
Roifah, M. (2023). Mitos dan ritual di balik tradisi ziarah wali: Studi kasus di makam Syaikhona Kholil Bangkalan. Parafrase, 23(1), 24–35. https://doi.org/10.30996/parafrase.v23i1.7909
Rusidi, M., Istiqomah, D., Yensi, O., & Hadi, L. N. (2025). “Yang sakral” dalam ritual ziarah kubur di makam Kiai Nur Iman Mlangi perspektif Mircea Eliade. Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat, 9(1), 1–20. https://doi.org/10.14421/panangkaran.v9i1.4294
Saifuddin, Baidowi, & Jamil. (2022). Phenomenological study of Wali’s tomb pilgrimage: Contestation, pragmatism and religious formalism in Indonesia and Malaysia. Al-Insyiroh: Jurnal Studi Keislaman, 8(1). https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/insyiroh/article/view/6148
Sari, F. (2020). Dzikir dan kesehatan mental masyarakat modern. UINSA Press.
Silva, C., Abrantes, J. L., Reis, M., & Seabra, C. (2023). Exploring memorable sacred tourism experiences and place attachment. International Journal of Religious Tourism and Pilgrimage, 11(5), Article 9. https://arrow.tudublin.ie/ijrtp/vol11/iss5/9/
Woodward, M. (2011). Java, Indonesia, and Islam. Springer. https://link.springer.com/book/10.1007/978-94-007-0056-7
Zahid, N. A. (2025). Efektivitas wisata religi dalam meningkatkan spiritualitas dan kualitas ibadah jamaah: Studi kasus di Makam K.H. Abdul Malik, Banyumas. Journal of Da’wah Management and Religious Tourism, 1(1), 33–42.https://doi.org/10.24090/jdmrt.v1i1.14235
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andini Fransisca, Afriza Anggia Salsa, Reza Salsabila Ramadani, M. Hikam, Dila Aprilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

