Peran Dukungan Sosial dalam Tradisi Tahlilan terhadap Ketenangan Batin Keluarga yang Berduka di KM 5 Palembang

Authors

  • Nadina Nurhaliza Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Azza Shofia Nurjanah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Aulia Surya Cantika Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Dhea Fradita Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Zahra Amelia Putri Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.330

Keywords:

Dukungan Sosial, Tradisi Tahlilan, Ketenangan Batin

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran dukungan sosial dalam tradisi tahlilan terhadap ketenangan batin keluarga yang berduka di KM 5 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi langsung, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi tahlilan tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga menjadi sarana dukungan sosial dan spiritual yang memberikan kekuatan emosional bagi keluarga yang kehilangan. Kehadiran masyarakat, doa bersama, dan empati sosial menciptakan rasa diterima dan membantu keluarga mencapai ketenangan batin. Selain itu, kegiatan spiritual seperti doa dan dzikir bersama membantu individu menerima takdir dan mengurangi tekanan emosional. Dukungan sosial yang muncul selama tahlilan berfungsi sebagai buffering effect yang melindungi individu dari dampak stres akibat kehilangan. Dengan demikian, tradisi tahlilan memiliki peran penting sebagai mekanisme sosial dan spiritual yang membantu keluarga menghadapi masa duka dengan lebih tenang dan ikhlas.

References

Abidah, I., & Salim, S. (2024). Tradisi Tahlilan: Menjaga keseimbangan sosial dan mempertahankan nilai pendidikan Islam di Desa Arang Limbung Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 1(1), 26–35.

Anugrah, D. W. (2025). Tahlilan and yasinan as phenomenological expressions of Islamic religious experience in Indonesia. Jurnal Penelitian Keislaman, 21(1), 49–65.

Arifin, M. N., Wahyuni, N., & Asrori, M. (2024). Tahlilan Tradition of the Suka Jaya Village Community in Perspective Islamic Education. Arfannur: Journal of Islamic Education, 5(1), 57–65.

Ashar, S. (2021). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi tahlilan sebagai harmoni sosial masyarakat Sudimoro Megaluh Jombang. Sumbula: Jurnal Studi Keagamaan, Sosial dan Budaya, 6(2), 183–212.

Breen, L. J., Kawashima, D., Joy, K., Cadell, S., Roth, D., Chow, A. Y. M., Macdonald, M. E., & Li, A. (2021). Harnessing social support for bereavement now and in the future. Frontiers in Psychology, 12, 1–10.

Busyairy, L. A. (2018). Akulturasi budaya dalam upacara kematian masyarakat Kota Santri Kediri, Lombok Barat. Jurnal Multikultural & Multireligius, 17(2), 229–251.

Calsum, A. Y., & Purwandari, E. (2024). Dukungan sosial dan resiliensi pada remaja pasca kematian orang tua: Sebuah kajian literatur. Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 9(2), 139–146.

Christanti, A., & Setiawati, C. L. (2023). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri pada mahasiswa rantau yang berdomisili di dormitory Unika Atma Jaya. Jurnal Psiko Edukasi: Jurnal Pendidikan, Psikologi, dan Konseling, 21(2), 106–122.

Dewi, I. K., Sudrajat, A., & Yuliana, D. (2024). Death and grief in Indonesian culture during the COVID-19 pandemic. UGM Digital Press Social Sciences and Humanities, 4(2), 55–65.

Faturohman, F. (2024). Tradisi tahlilan pada masyarakat Kampung Cijambe Sumedang: Studi Living Quran. Ta’lim: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(1), 23–32.

Fauziah, S., & Atmaja, N. S. (2022). Kehilangan keluarga akibat COVID-19. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 10(3), 689–693.

Hamid, M. J. R., Albuny, A. S., Alfarizi, S., & Yuminah. (2025). Relasi antara doa dan ketenangan jiwa dalam perspektif psikologi agama. Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 3(2), 192–203.

Ibda, F. (2023). Dukungan sosial: Sebagai bantuan menghadapi stres dalam kalangan remaja yatim di panti asuhan. INTELEKTUALITA: Journal of Education Sciences and Teacher Training, 12(2), 153–169.

Iskandar, M. B. G., Galih, M. R., & Saebani, B. A. (2024). Ritual “tahlilan dan perjamuan kematian” masyarakat Indonesia perspektif sosiologi hukum Islam. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 6(4).

Isna Abidah, & Salim. (2024). Tradisi Tahlilan; Menjaga keseimbangan sosial dan mempertahankan nilai pendidikan Islam di Desa Arang Limbung Kabupaten Kubu. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 1(1), 29–38.

Jailani, M. (2024). Preserving cultural identity through tahlilan: Strengthening social solidarity in Madura. Jurnal Sosiologi Reflektif, 18(2), 383-404.

Kainama, J. V., Riasnugrahani, M., & Rohinsa, M. (2023). The effect of social support and religiosity against bereavement. Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(4), 2763–2774.

Le, H., Zhou, N., Ogrodniczuk, J., & Killikelly, C. (2025). Mourning rituals impact grief outcomes in East and Southeast Asia: A mixed-methods review. Death Studies. Advance online publication.

Mas’ari, A., & Syamsuatir. (2017). Tradisi tahlilan: Potret akulturasi agama dan budaya khas Islam Nusantara. Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial dan Keagamaan, 33(1), 78–95.

Mahmudah, N., & Saputera, A. R. A. (2019). Tradisi ritual kematian Islam Kejawen ditinjau dari sosiologi hukum Islam. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 19(1), 177–192.

Manalu, G. R., & Kusumiati, R. Y. E. (2025). Hubungan antara dukungan sosial dengan resiliensi pada emerging adulthood yang mengalami kehilangan akibat kematian orang tua. Jurnal Psikologi Malahayati, 7(1), 28–37.

Maftuhin, A. R. A., & Yazid, S. (2025). Zikir dan ketenangan jiwa: Kajian psikologis. Ikhlas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 227–242.

Memon, M. A., Thurasamy, R., Ting, H., & Cheah, J.-H. (2025). Purposive sampling: A review and guidelines for quantitative research. Journal of Applied Structural Equation Modeling, 9(1), 1–23.

Mujahidah, Z., & Suwarningsih, S. (2021). Hubungan dukungan sosial terhadap kehilangan dan berduka pada korban longsor dan banjir. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 120–128.

Prapunoto, S., & Soetjiningsih, C. H. (2024). Grief Due to Loss of Significant Others: The Role of Social Support, Spiritual Intelligence and Wellbeing-Life Satisfaction. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 6(2).

Rahmawati, S., Sholeh, M. I., Al Ayyubi, I. I., Nurlismaya, S., & Hayati, A. F. (2024). How is the concept of mental peace according to the Quran in thematic tafsir studies? Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 3(2), 138–148.

Ramdani, I. (2023). From ritual to reality: The application of religious values and da’wah in tahlilan in the Nahdliyin community. Jurnal Dakwah: Media Komunikasi dan Dakwah, 24(2), 133–159.

Rodin, R. (2013). Tradisi tahlilan dan yasinan. IBDA`: Jurnal Kajian Islam dan Budaya, 11(1), 76–87.

Saleha, N., Delfina, R., Nurlaili, N., Ardiansyah, F., & Nafratilova, M. (2020). Dukungan sosial dan kecerdasan spiritual sebagai faktor yang memengaruhi stres perawat di masa pandemi Covid-19. Nurscope: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan, 6(2), 57–65.

Surjaningrum, E. R., & Mujahadah, H. (2022). Pengaruh dukungan sosial terhadap kualitas hidup pada individu autistik dewasa. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 11(3), 477–489.

Tumangor, S. Y., & Syam, N. K. (2024). Tradisi tahlilan: Upaya menyambung tali silaturahim. Hikmah: Jurnal Dakwah dan Sosial, 4(1), 19–24.

Yahya, F. A. M. (2025). Pengaruh pengalaman kehilangan orang tua terhadap resiliensi psikologis melalui dukungan emosional keluarga. Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier, 9(8), 1–4.

Downloads

Published

2025-12-17

How to Cite

Nadina Nurhaliza, Azza Shofia Nurjanah, Aulia Surya Cantika, Dhea Fradita, & Zahra Amelia Putri. (2025). Peran Dukungan Sosial dalam Tradisi Tahlilan terhadap Ketenangan Batin Keluarga yang Berduka di KM 5 Palembang. Proceeding Conference on Da’wah and Communication Studies, 4, 684-707. https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.330

Similar Articles

1-10 of 52

You may also start an advanced similarity search for this article.