Motivasi Mengikuti Pengajian Terhadap Rasa Syukur Santri

Authors

  • Enjelicca Putri Pratama Psikologi Islam UIN Raden Fatah Palembang
  • Dinia Pujiati Psikologi Islam UIN Raden Fatah Palembang
  • Helsi Anggraini Psikologi Islam UIN Raden Fatah Palembang
  • Alya Azizah Psikologi Islam UIN Raden Fatah Palembang
  • M. S Rafay Psikologi Islam UIN Raden Fatah Palembang
  • Apritania UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.331

Keywords:

Motivasi, pengajian, rasa syukur, santri, emosi

Abstract

Rasa syukur merupakan salah satu indikator penting dalam perkembangan spiritual santri, dan kegiatan pengajian memiliki peran strategis dalam memperkuatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana motivasi mengikuti pengajian berpengaruh terhadap pembentukan rasa syukur santri di Rumah Pengajian Ayah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai makna, pengalaman, serta dorongan internal santri dalam mengikuti pengajian. Subjek penelitian adalah santri tingkat Al-Qur’an yang telah aktif belajar di Rumah Pengajian Ayah. Data dikumpulkan melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi mengikuti pengajian muncul dari kebutuhan spiritual, dorongan memperbaiki diri, serta keinginan memperdalam pemahaman agama. Motivasi tersebut berperan dalam meningkatkan rasa syukur santri melalui penguatan kesadaran diri, pemaknaan nikmat Allah, serta pembiasaan ibadah.

References

Aulia, R. (2023). Peran pengajian dalam pembentukan makna hidup remaja. Jurnal Psikologi Islam, 8(2), 112–124.

Amaliya, N. (2024). Pembinaan Sikap Syukur dalam Pendidikan Agama Anak. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(1), 33–44.

Aulia, R. (2023). Makna Syukur pada Peserta Pengajian Rutin: Studi Fenomenologis pada Majelis Taklim di Indonesia. Jurnal Psikologi Islami, 9(2), 101–115.

Azzahra, M. (2024). Emotional Stability and Ritual Practice among Pesantren Students. Journal of Mental Health & Religion, 3(1), 22–35.

Azzahra, F. A., & Meinarno, E. A. (2024). Perbedaan psikologis mahasiswa yang mengikuti dan tidak mengikuti organisasi kerohanian Islam. Jurnal Psikologi Perseptual, 9(2), 146–157.

Arsyad, M., Sulistiyana, S., & Nurmaulida, E. (2024). Analysis of the psychological well-being profile of middle school students around the riverbanks of Banjarmasin City.

Daulay, N. (2022). Religiosity, Gratitude, and Subjective Well-Being among Indonesian Emerging Adults. Jurnal Psikologi UIN Sumatera Utara, 5(1), 45–56.

Daulay, N., Assingkily, M. S., & Munthe, A. K. (2022). The relationship between gratitude and well- being: The moderating effect of religiosity on university freshmen during the COVID-19 pandemic. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 7(1), 51–64.

Diniz, G., Rahn, R., Seidel, A., & Bordallo, J. (2023). The Effects of Gratitude Interventions: A Systematic Review and Meta-analysis. Journal of Positive Psychology, 18(4), 512–529.

Fadilah, S. (2021). Motivasi Intrinsik dan Perkembangan Religiusitas Santri di Pondok Pesantren.

Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 115–128.

Fadli, M. R. (2023). Didactical design for application of statistics material for class IV elementary school. Khalifah: Jurnal Pendidikan Nusantara, 1(1), 1–10.

Fikri, A. & Rohman, T. (2023). Social Support in Religious Communities and Its Influence on Gratitude. Journal of Community Psychology, 41(2), 144–159.

Glock, C. Y., & Stark, R. (1965). Religion and Society in Tension. Rand McNally.

Hadijah, N., & Rahmawati, A. (2022). Self-Regulated Learning dan Religiusitas Santri dalam Sistem Pendidikan Pesantren. Jurnal Psikologi Islami, 7(1), 44–58.

Harifah, N. dan Sofa, A.R. (2025) “Penguatan tradisi keislaman di Ma’had Putri Nurul Hasan MAN

2 Probolinggo: Implementasi pengajian kitab, amalan harian, dan ritual kolektif dalam pembentukan karakter santri,” Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 2(1), hlm. 218–239.

Hasanah, R. & Widyawati, L. (2024). Religious Engagement and Gratitude Formation among Muslim Adolescents. Journal of Islamic Psychology, 12(1), 55–70.

Hasibuan, A. (2023). Pengaruh Shalat Lima Waktu terhadap Kesejahteraan Spiritual Remaja Muslim.

Jurnal Spiritualitas Islam, 4(2), 108–121.

Hasibuan, A. (2024). Motivasi Belajar dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 12(1), 55–67.

Huynh, V. S., et al. (2024). What do we know about the influence of belief on happiness, depression and gratitude? Frontiers in Psychology.

Khairunnisa, F. (2020). Value Beliefs dan Motivasi Belajar Santri terhadap Keterlibatan dalam Pembelajaran Agama. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 145–160.

Kholifah, S. (2023). Motivation in Qur’anic Learning and Its Implication for Spiritual Well-Being.

Jurnal Pendidikan Islam Moderat, 4(1), 14–26.

Kurniawati, U. M., & Maemonah, M. (2021). Analisis Hierarki Kebutuhan Maslow Dalam Pembelajaran Daring Anak Usia Dasar: Analisis Jurnal Sinta 2 Sampai 6. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 8(1), 51-65.

Lahmi, A. (2025). The effect of religious extracurricular activities on students’ spiritual attitudes and prosocial behavior. Journal of Islamic Education and Character, 6(1), 41–54.

Lahmi, M. (2025). Peran Kegiatan Keagamaan dalam Pembentukan Perilaku Prososial. Jurnal Komunitas Islami, 9(1), 25–38.

Laila, S. (2020). Religiositas, Spiritualitas, dan Stabilitas Emosi Santri di Pesantren. Jurnal Psikologi Islam, 6(2), 134–148.

Lathifah, N. (2022). Meaning-Making in Islamic Study Groups: A Phenomenological Review. Jurnal Psikologi Religi, 7(2), 90–105.

Lestari, W. (2024). Peran Pengajian Majelis Taklim terhadap Pembentukan Rasa Syukur pada Ibu Rumah Tangga. Jurnal Sosiologi Islam Indonesia, 8(1), 33–47.

Maulana, R., & Fitriah, N. (2022). Religious Routine Activities and Emotional Self-Regulation Among Islamic Boarding School Students. Islamic Education Journal, 11(1), 55–67.

Munandar, A., Ramli, M., & Febriani, L. (2023). Pengaruh dukungan teman sebaya terhadap motivasi religius remaja dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Jurnal Psikologi Islam dan Sosial, 8(1), 33–45.

Munandar, F., Syahputra, R., & Halim, N. (2023). Pengaruh Teman Sebaya terhadap Motivasi Spiritual Remaja. Jurnal Psikologi Islam, 11(1), 42–53.

Mutmainnah, L. (2020). Pengaruh Motivasi Religius terhadap Pengalaman Spiritual Santri. Jurnal Ilmu Keislaman, 12(3), 221–235.

Nurdin, F., & Masduki, A. (2023). Hubungan Motivasi Agama Intrinsik dengan Perilaku Religius Santri. Jurnal Spiritualitas Islam, 5(1), 30–42.

Nurjati, D. (2023). Intrinsic Motivation and Spiritual Growth in Islamic Learning Circles. Indonesian Journal of Educational Psychology, 5(2), 101–118.

Putri, F. (2022). The Role of Religious Routines in Building Emotional Resilience among Islamic Students. Journal of Spiritual Development, 6(3), 201–215.

Rahman, A., & Yusuf, H. (2023). Collective Worship and Emotional Stability in Pesantren Environments. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 4(1), 22–35.

Rasyid, A. (2024). Gratitude Development in Early Islamic Learning: A Qualitative Insight. Asian Journal of Islamic Studies, 9(1), 45–60.

Rizki, D., Anwar, S., & Mutmainnah, R. (2022). Peran Orang Tua dalam Membentuk Motivasi Religius Anak. Jurnal Pendidikan Keluarga Islam, 5(2), 77–89.

Rizki, S. N., Siregar, F., & Rahmawati, D. (2022). Peran orang tua dalam memotivasi anak dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 145–156.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-Determination Theory and the facilitation of intrinsic motivation. American Psychologist, 55(1), 68–78.

Szczesniak, M., Falewicz, A., Madej, D., Bielecka, G., Pracka, J., & Rybarski, R. (2022). The mediating effect of dispositional gratitude on the relationship between religious struggles and self-esteem. Religions, 13(1), 70.

Sari, M. (2021). The Role of Ritual Worship in Reducing Anxiety and Strengthening Emotional Stability in Santri. Indonesian Journal of Islamic Psychology, 3(3), 101–114.

Suryani, R. (2021). Motivasi Religius Santri dalam Mengikuti Pengajian dan Dampaknya terhadap Religiusitas. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 6(3), 201–214.

Takdir, M. (2019) Psikologi syukur: perspektif psikologi qurani dan psikologi positif untuk menggapai kebahagiaan sejati (authentic happiness). Elex Media komputindo.

Ubaidah, A. (2023). The role of gratitude in enhancing psychological well-being in adolescent development: An integration of psychological and Islamic perspectives. Asian Journal of Islamic Psychology, 2(1).

Winarsunu, T., Suryani, D., & Firmansyah, R. (2023). Can Gratitude Become a Mediator Between Religiosity and Work Satisfaction? A Study on Indonesian Muslim Employees. Journal of Psychology and Spirituality, 12(3), 201–214.

Downloads

Published

2025-12-18

How to Cite

Enjelicca Putri Pratama, Dinia Pujiati, Helsi Anggraini, Alya Azizah, M. S Rafay, & Apritania. (2025). Motivasi Mengikuti Pengajian Terhadap Rasa Syukur Santri. Proceeding Conference on Da’wah and Communication Studies, 4, 708-726. https://doi.org/10.61994/cdcs.v4i.331

Similar Articles

1-10 of 49

You may also start an advanced similarity search for this article.